Suara.com - Ini Cara Mengolah Makanan Cepat Saji Dengan Rumus ABCDE Selama di Rumah Aja.
Hampir tiga pekan sudah masyarakat Indonesia diimbau untuk melakukan physical distancing dengan bekerja, belajar dan berkegiatan di rumah.
Tapi nampaknya banyak orang mulai bingung dalam mengolah makanan sehat untuk disantap sehari-hari.
Sadar konsumsi makanan bergizi dan pola makan sehat dibutuhkan agar tubuh lebih kuat melawan virus masuk, ilmuwan Nutrisi Dr. Matthew Lantz Blaylock, PhD tak mempermasalahkan penggunaan makanan siap saji dan mengatakan hal tersebut bisa menjadi opsi.
"Mengingat situasi di mana kita mungkin belum bisa sebebas sebelumnya pergi ke pasar atau supermarket untuk membeli bahan pangan yang segar, maka makanan beku, siap saji dan kaleng bisa menjadi opsi," ujar Dr. Matthew melalui rilis Greenfields dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia yang diterima suara.com, Selasa (9/4/2020).
Alih-alih sibuk memikirkan jenis makanan siap saji, beku, atau kaleng. Kata dia, yang terpenting adalah memastikan sumber makanan tersebut.
Seperti dalam memilih susu UHT, sangat penting untuk dipastikan lebih dahulu apakah berasal dari susu segar.
Untuk mempermudah, Dr. Matthew merangkumnya dalam rumus ABCDE dalam menyusun menu makanan sehari-hari di rumah, seperti berikut:
1. Adequacy atau secukupnya
Usahakan menu makanan mengandung cukup nutrisi penting untuk menjaga diet yang sehat. Jangan lupa bahwa gaya hidup sehat terdiri dari 70 persen asupan gizi dan 30 persen olahraga.
Baca Juga: Menjadikan Belajar di Rumah Lebih Bermakna
2. Balance atau seimbang
Terapkan pola makan yang seimbang dengan rekomendasi konsumsi 40 sampai 60 persen karbohidrat, 20 sampai 30 persen lemak, dan 15 sampai 20 persen protein.
3. Calorie control atau mengontrol kalori
Jaga jumlah kalori dalam menu makanan. Kurangi makanan yang minim nutrisi dan mengandung kalori berlebih.
4. Density of nutrition atau padat nutrisi
Prioritaskan makanan yang mengandung nutrisi tinggi dan jauhi makanan yang kurang sehat.
5. Everything atau variasi
Usahakan variasi dalam menu makanan sehari-hari. Bagaimana, mudah kan?
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Kapan Mulai Puasa Syawal? Ini Penjelasan Waktu yang Dianjurkan
-
Mengapa Opor Ayam Selalu Ada saat Lebaran? Ini Sejarah dan Makna Simbolisnya
-
Promo Lebaran di Indomaret: Diskon hingga 50 Persen, Berlaku sampai 1 April 2026
-
Apakah 3 Butir Nastar Sama dengan Sepiring Nasi? Ini Faktanya
-
Lebaran di Jakarta Anti-Boring! Ini 5 Tempat Wisata Favorit di Ibu Kota
-
Adab Bertamu saat Lebaran: Tetap Sopan dan Berkesan Tanpa Merepotkan Tuan Rumah
-
Daftar Promo Makanan Saat Lebaran 2026: Pizza, Ramen, dan Menu Favorit Lainnya
-
Bolehkah Orang Tua Menggunakan THR Lebaran Anak? Begini Hukumnya dalam Islam
-
11 Kata-Kata Gagal Mudik karena Kerja yang Lucu, Anti Baper buat Pelepas Rindu
-
Dari Aksi Nyata ke Apresiasi: Program Perlindungan Perempuan Ini Raih Pengakuan Nasional