Suara.com - Meski telah mundur sebagai anggota senior Kerajaan Inggris, sosok Meghan Markle tetap tak lepas dari sorotan. Baru-baru ini, momen-momen lamanya saat pertama kali bergabung dengan keluarga suaminya di istana kembali diperbincangkan.
Melansir news.com.au, Sabtu (23/5/2020), sebuah foto dari tahun 2018 dianggap menunjukkan bahwa Meghan Markle sebenarnya cocok dengan kehidupan kerajaan.
Itu adalah foto saat dirinya menghadiri pesta kebun di Istana Buckingham, hanya tiga hari sebelum dia menikah dengan Harry. Momen tersebut merupakan acara resminya sebagai anggota keluarga Kerajaan Inggris.
Dalam acara hari itu, Meghan terlihat memesona bergaun merah muda. Dia tertawa dan bercanda dengan Pangeran Charles dan Camilla, Duchess of Cornwall.
Dalam salah satu foto, tampak pula bagaimana Camilla dan Meghan asyik berdiskusi sambil saling berpegangan tangan. Momen itulah yang jadi sorotan.
Sekilas, Meghan dan Camilla bisa dibilang memiliki sedikit kesamaan. Tak ada yang menyangka jika keduanya bakal menjadi bagian keluarga Kerajaan Inggris. Di sisi lain, mereka juga telah membawa cinta yang begitu besar bagi kehidupan para pangeran yang mendambakan kebahagiaan pribadi.
Nah, menilik kembali beragam peristiwa selama 40 tahunan terakhir, hampir semua drama dan kontroversi besar berawal dari perjuangan para perempuan biasa yang menikah dengan keluarga kerajaan.
Tidak ada kursus pelatihan atau instruksi khusus tentang bagaimana menjadi bangsawan. Padahal, mereka jelas bakal memiliki kehidupan berbeda.
Kate Middleton agak lumayan beruntung karena diberikan sembilan tahun untuk benar-benar memahami apa yang dia inginkan sebelum menikahi Pangeran William. Dia juga sempat melakukan tugas kerajaan paruh waktu selama beberapa tahun untuk memudahkannya dalam berbagai hal.
Baca Juga: Camilla Istri Pangeran Charles Dukung Pelatihan Anjing Pendeteksi Covid-19
Itulah mengapa momen kedekatan Meghan dan Camilla pada tahun 2018 mestinya menjadi pertanda baik.
Dunia kerajaan jelas memiliki terlalu banyak aturan kode misterius sehingga tak mudah untuk mempelajarinya sendiri. Bayangkan saja jika Meghan mendapatkan bimbingan khusus dari Camilla atau siapapun yang telah berpengalaman bertahun-tahun.
Jika itu terjadi, masa transisi Meghan Markle memasuki kehidupan kerajaan mungkin bakal terasa lebih mudah. Setidaknya, dia mendapatkan dukungan emosional yang menurutnya sangat minim.
Masih dilansir dari news.com.au, pada Oktober tahun lalu, Meghan Markle pernah memberikan jawaban epik ketika Tom Bradby dari ITV bertanya tentang caranya mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi.
"Terima kasih telah bertanya karena tidak banyak orang yang bertanya apakah saya baik-baik saja. Tapi itu hal yang sangat nyata untuk dilalui di balik layar," ungkap Meghan.
Jawaban itu terkesan menunjukkan bahwa Meghan Markle sebenarnya merasa agak kesepian ketika harus menyesuaikan diri dengan dunia barunya.
Jika Meghan Markle sebelumnya mendapatkan dukungan yang dia butuhkan, jalan yang akhirnya dia pilih bersama Harry bisa jadi berbeda. Tetap menjadi anggota senior kerajaan, misalnya. Bagaimana menurutmu?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
BEI Ubah Aturan Main, 28% Kapitalisasi Pasar IHSG Kini dalam Pantauan Ketat
-
Santri Korban Pembakaran Akan Jalani Operasi Cangkok Kulit
-
OJK Limpahkan Tersangka Kasus Asuransi Jiwa Prolife ke Kejaksaan, Kerugian Capai Rp566,24 Miliar
-
Kasus Dena Karari, Warga AS Ditahan Sejak 2024 Kini Dibebaskan Iran
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan