Jika biasanya kita mempertimbangkan untuk mengundang kerabat jauh ke pernikahan, saat ini siapa tamu yang akan diundang akan sangat dipilih. Hal ini bertujuan untuk meminimalkan interkasi dan kerumunan orang di ruangan yang terbatas.
6. Masker wajah akan menjadi pemandangan umum
Datang ke resepsi pernikahan adalah saatnya berdandan cantik. Tapi ketika pedoman kesehatan berubah, para tamu kemungkinan harus tetap mengenakan masker.
Kita akan melihat tren besar dalam padu padan baju pesta, di mana akan banyak dipasarkan masker berenda atau berbahan lace untuk padanan gaun pesta, serta masker yang serasi dengan warna dasi.
7. Prosedur pembersihan akan lebih ketat
“Saya pikir pemilik venue dan katering akan bekerja keras untuk membersihkan permukaan yang biasa disentuh sepanjang acara,” kata Meyer.
Dia juga yakin bahwa akan ada banyak ditaruh keran dan wadah cuci tangan portabel di venue pernikahan.
Harga venue dapat meningkat untuk menutupi biaya tambahan perbaikan fasilitas, serta biaya staf yang didedikasikan untuk pembersihan.
"Pasangan perlu bersikeras bahwa tempat tersebut didesinfeksi antara setiap acara," kata Meyer lagi.
Baca Juga: Pernikahan Wanita Ini Batal bukan karena Corona, Tapi Alat Vital Tunangan
8. Lebih sedikit vendor dan staf yang akan mengerjakan acara
"Di Chicago tempat kami berada, kami mengantisipasi jumlah staf terbatas pada 10 orang atau kurang," kata Stephenson.
"Jumlah itu harus termasuk vendor, yang menurut saya tidak banyak dipertimbangkan oleh pasangan," katanya lagi.
Itu mungkin, kamera video akan dipasang pada tripod tanpa videografer, makanan akan dikemas secara individual dan disiapkan untuk diambil oleh masing-masing tamu, serta musisi dan band akan tampil secara virtual di layar, demikian prediksi Geller.
9. Banyak tamu lebih memilih hadir secara virtual
Karena rekomendasi kesehatan masyarakat untuk membatasi perjalanan yang tidak penting selama pandemi Covid-19, akan lebih sulit bagi tamu yang jauh atau mereka yang termasuk dalam kelompok berisiko tinggi untuk datang ke pesta pernikahan. Tapi, berkat teknologi, mereka masih bisa menjadi bagian dari hari bahagia pasangan pengantin dengan berbagai cara. Misalnya saja video call, kado yang dikirim dari jauh, dan lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Pengamat Soroti Manuver Politik di Balik Kasus Eks Jampidsus
-
Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
-
Simalungun Diguncang Gempa M 6,4: Getaran Terasa hingga Kabanjahe
-
Update Gempa NTT: 47 Nyawa Melayang, Ratusan Ton Bantuan Presiden Prabowo Mulai Dikirim
-
3 Wisatawan Asing Jadi Korban Gempa NTT, Tertimpa Reruntuhan Hotel
-
Gempat M 7,7 Tak Surutkan Pesona Labuan Bajo: Wisatawan Aman, Kapal Kembali Melaut
-
6000 Pelari Ramaikan Titan Run 2026, Jarak 17,8 Km Berbuah Rekor MURI
-
Tak Hanya Mobil Konvensional, BRI KKB Expo 2026 Juga Dukung Pembiayaan Kendaraan Listrik
-
Gempa NTT, Badan Geologi Minta Waspada Bahaya Susulan
-
Konsep Lakeside Living Makin Diminati, Ini Tips Memilih Hunian di Tepi Danau