Suara.com - Apakah ada orang dekat Anda yang pernah terinfeksi Covid-19 namun sekarang telah dinyatakan sembuh? Meski mereka sudah dinyatakan pulih, mungkin Anda jadi bertanya-tanya, apakah aman untuk berada di dekat pasien Covid-19 yang baru sembuh? Kapan waktu aman untuk berada di dekat mereka?
Berita lainnya seputar kolesterol tinggi. Selama ini, kondisi kolesterol tinggi selalu disarankan untuk meminimalkan konsumsi lemak jenuh. Hal ini diyakini perlu dalam upaya menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung. Padahal, bukan lemak jenuh yang perlu dibatasi, melainkan karbohidrat!
Simak penjelasannya di bawah ini, dan berita populer lainnya.
1. Waktu Aman untuk Berdekatan dengan Mantan Pasien Covid-19, Ada 3 Syarat!
Beberapa orang di lingkungan terdekat mungkin sudah pernah terinfeksi Covid-19. Meski mereka sudah dinyatakan pulih, mungkin Anda jadi bertanya-tanya, apakah aman untuk berada di dekat pasien Covid-19 yang baru sembuh?
Dilansir dari Health, tergantung pada tingkat keparahan, diperlukan setidaknya dua minggu untuk pulih sepenuhnya (untuk kasus ringan). Sedangkan perlu lebih dari enam minggu untuk sepenuhnya pulih (untuk kasus yang lebih serius) bagi yang menjalani rawat inap.
2. Bukan Lemak Jenuh, Penderita Kolesterol Tinggi Perlu Batasi Karbohidrat
Selama ini, orang yang didiagnosis dengan kolesterol tinggi seperti kondisi hiperkolesterolemia familial selalu disarankan untuk meminimalkan konsumsi lemak jenuh. Hal ini diyakini perlu dalam upaya menurunkan kolesterol dan mengurangi risiko penyakit jantung.
Baca Juga: Gubernur Anies: Jumlah Pasien Covid-19 yang Bergejala Berat Berkurang
Namun sebuah studi baru yang diterbitkan dalam jurnal bergengsi BMJ Evidence-Based Medicine, tidak menemukan bukti untuk mendukung klaim tersebut, demikian dilansir dari Medical Xpress.
3. Ilmuwan Temukan 6 Jenis Virus Corona Baru, Masing-Masing Gejalanya Berbeda!
Ilmuwan kembali menemukan virus corona dalam enam bentuk yang berbeda dan masing-masing memiliki kelompok gejala tertentu.
Data ini berdasarkan hasil yang dikumpulkan dari aplikasi Covid-19 Symptom Study King's College London. Aplikasi itu digunakan untuk memprediksi pasien mana yang akan memerlukan rawat inap berdasarkan gejala awal mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
4 Rekomendasi Showcase Minuman Termurah yang Kapasitasnya Besar dan Hemat Listrik
-
3 Rekomendasi Glamping di Bandung dengan Suasana Hutan Pinus Dekat Tangkuban Perahu
-
5 Tips Packing Praktis agar Bagasi Tidak Overweight
-
Apa Saja Merek Sunscreen Lokal Terbaik di Indonesia? Ini 10 Rekomendasinya
-
Masih Pakai Satu Produk? Ini Alasan Kombinasi Perawatan Ketiak Bisa Memberikan Hasil Lebih Optimal
-
Berapa Harga Serum Viva untuk Flek Hitam? Ini Cara Pakai yang Benar agar Hasil Maksimal
-
BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah
-
5 Koleksi Jam Tangan Dokter Tirta Harga Jutaan, Ngaku Ada yang Beli Second
-
3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
-
Sering Ngantuk saat Kerja? Coba 9 Tips Ini agar Tetap Fokus tanpa Harus Minum Kopi