Suara.com - Kepulauan Seribu masih memiliki daya tarik bagi wisatawan asing, di tengah pandemi Covid-19 yang melumpuhkan sektor pariwisata.
Dilansir ANTARA, dinas pariwisata dan ekonomi kreatif (Parekraf) Kabupaten Kepulauan Seribu mencatat sebanyak 31 wisatawan asing berkunjung ke Kepulauan Seribu selama liburan Idul Adha 1441 Hijriah.
"Operator kami mencatat wisatawan itu masuk melalui layanan jasa wisata atau travel wisata," kata Kasudin Parekraf Kepulauan Seribu, Puji Astuti kepada Antara, Senin (3/8/2020).
Puji menduga mereka merupakan wisatawan yang telah lama berada di Indonesia dan masuk menggunakan paspor wisata.
Sudin Parekraf mencatat total wisatawan selama libur Idul Adha sebanyak 6.360 orang dengan rincian, 6.329 wisatawan domestik dan 31 wisatawan asing.
Jumlah pengunjung sejak Jumat (31/7) sebanyak 2.043 orang, Sabtu (1/8) sebanyak 3.075 orang dan Minggu (2/8) sebanyak 1.242 orang.
Berdasarkan pendataan, ribuan wisatawan tersebut masuk melalui berbagai dermaga penyeberangan seperti Rawasaban, Tanjung Pasir, Kaliadem, dan Marina Ancol.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Seribu tetap memberlakukan protokol kesehatan yang ketat hingga pembatasan kapasitas pengunjung sampai dengan 50 persen untuk menekan angka penyebaran virus corona (COVID-19).
Selain itu, Pulau Untung Jawa, Pulau Tidung, dan Pulau Pari masih menjadi destinasi favorit wisatawan karena jaraknya dekat dari daratan Jakarta.
Baca Juga: Palak Wisatawan, 6 Remaja di Cilegon Ditangkap Tim Jawara
Berita Terkait
-
Transjakarta Mau Kelola Angkutan ke Kepulauan Seribu, DPRD Ajukan 4 Syarat
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Bromo Ditutup karena Kebakaran, 3.062 Wisatawan Bisa Refund atau Reschedule Tiket
-
Transportasi ke Kepulauan Seribu Bakal Dikelola Transjakarta, Pramono Janjikan Tarif Murah
-
Wamenpar Ni Luh Puspa Sebut Perilaku Wisatawan Berubah, Incar Taman Rekreasi hingga Atraksi Wisata
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?