Suara.com - Selama masa pandemi, berbagai destinasi wisata, termasuk juga pendakian gunung ditutup untuk meminimalisir risiko penularan Covid-19. Nah, bagi yang telah menunggu dan tidak sabar untuk bisa kembali naik gunung, ada kabar baik untuk kalian semua.
Dikutip dari ANTARA, Balai Taman Nasional Gunung Ciremai telah membuka kembali jalur pendakian Gunung Ciremai yang berada di wilayah Kabupaten Kuningan dan Majalengka, Jawa Barat. Sebelumnya jalur pendakian ini ditutup selama beberapa bulan guna meminimalkan risiko penularan Covid-19.
Humas Taman Nasional Gunung Ciremai Kabupaten Kuningan Agus Yudantara di Kuningan, Jumat, mengatakan bahwa jalur pendakian Gunung Ciremai dibuka kembali untuk umum sejak 8 Agustus 2020. Pembukaan ini setelah mendapat persetujuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
"Kita buka di semua jalur pendakian, yaitu Linggarjati, Palutungan, Linggasana, dan Apuy," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa pembukaan jalur pendakian dilakukan mengacu pada protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.
"Kita pastikan penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan ketat," katanya.
Sejumlah destinasi wisata juga memang telah dibuka. Sebelumnya, tepat pada Sabtu 11 Juli 2020 destinasi yang berada di Jawa Timur ini resmi dibuka kembali bagi wisatawan. Seperti diketahui, beberapa waktu sebelumnya dilakukan simulasi dan evaluasi penerapan protokol kesehatan Covid-19.
"Sesuai Surat Edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dibukanya kembali Kawah Ijen harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Ini dibuka setelah ada rekomendasi dari Bupati Banyuwangi dan Bupati Bondowoso," kata Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Jember R Tjahjo Widodo usai meresmikan pembukaan TWA Kawah Ijen di Banyuwangi, Sabtu, dikutip dari Antara.
Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk menerapkan menerapkan protokol kesehatan selama pandemi, saat mengunjungi wisata yang berbatasan antara Kabupaten Banyuwangi dan Bondowoso.
Baca Juga: Ini Dia 3 Destinasi Surgawi di Banyuwangi
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Rekam Jejak Roby Tremonti, Aktor yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas