Suara.com - Drama belanja online seolah tidak akan ada habisnya. Selalu saja ada hal unik yang dibahas tentang interaksi pelanggan dan toko online.
Kali ini, sebuah keluhan yang terdengar janggal disampaikan seorang pelanggan di sebuah situs belanja online. Dia menyebut barang yang dikirimkan pihak toko online tidak sesuai permintaannya.
"Kecewa, sih. Saya pesen anti dandruff dikasih anti ketombe," tulis pelanggan tersebut pada kolom ulasan produk.
Sebagai bentuk ketidakpuasan, dia juga memutuskan untuk hanya memberikan bintang empat dalam ulasan tersebut.
Tangkap layar keluhan pelanggan tersebut kemudian menjadi perbincangan di media sosial setelah diunggah akun Twitter @txtdarionlshop, Sabtu (22/8/2020) kemarin. Hingga Minggu (23/8/2020), unggahan itu setidaknya sudah mendapatkan 1.8 ribu likes.
Rupanya, banyak warganet merasa kesal setelah membaca keluhan pelanggan toko online tersebut. Sebab, sampo anti dandruff dan anti ketompe sebenarnya sama saja tapi cuma beda bahasa.
"Inilah Bunda pentingnya belajar bahasa Inggris," komentar seorang warganet.
"Saya nggak mau tahu apapun alasannya, maunya anti dandruff," balas warganet lain.
"Mungkin dandruff dikira sampo buat kutuan," cuit warganet lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi