Suara.com - Bicara soal dorongan seks, banyak perempuan tidak menyadari bahwa kurangnya hasrat seksual dalam jangka panjang sebenarnya bisa menjadi tanda kondisi medis. Kondisi ini disebut hypoactive sexual desire disorder (HSDD).
Sampai sekarang pun, ada stigma seputar seksualitas perempuan. Namun, sama sekali tidak mengherankan bahwa kebanyakan perempuan dengan dorongan seks rendah tidak mencari bantuan karena malu.
Tetapi tidak ada yang harus hidup dengan kondisi tersebut ketika ada solusi yang tersedia. Jadi, apa sebenarnya yang disebut dengan HSDD?
Dilansir dari Times of India, gangguan ini termasuk pada perempuan yang kurang motivasi untuk berhubungan seks atau bahkan melakukan masturbasi. Keinginan mereka menurun dan mereka tidak ingin memulai seks.
Perempuan dengan gangguan ini merasa sulit untuk menanggapi rangsangan seksual seperti sentuhan atau film erotis. Mereka juga menghadapi tidak adanya fantasi seksual. Kurangnya keinginan ini menyebabkan kesusahan.
Secara biologis, apa pun yang meningkatkan respons penghambatan otak dapat mengurangi gairah dan memperlambat nafsu seksual Anda. Kondisi kesehatan dan pengobatan tertentu dapat mendorong penghambatan untuk mengambil alih.
Kecemasan, stres atau depresi juga bisa menjadi penyebab rendahnya hasrat seksual. Faktor lain termasuk kehamilan, persalinan, hubungan yang buruk dengan pasangan Anda.
Meskipun alasan-alasan tersebut tidak selalu berarti Anda telah mengalami HSSD, tetapi ini pasti menunjukkan bahwa hal itu telah memengaruhi libido Anda.
Tidak ada definisi dorongan seks normal karena itu berbeda dari orang ke orang. Hanya Anda yang dapat menentukan apakah gairah Anda telah turun.
Baca Juga: Survei: Anak Muda di Jepang Kehilangan Minat Terhadap Seks
Semua penyebab yang disebutkan di atas bisa menjadi alasan di balik dorongan seks Anda yang rendah. Tetapi kombinasi dari libido yang tidak ada secara konsisten dan perasaan tertekan karena rendahnya keinginan Anda yang menunjukkan HSDD.
Hal yang terpenting, konsultasikan dengan dokter Anda tentang HSDD dan biarkan mereka memandu Anda melewatinya dan mengabaikan kekhawatiran Anda.
Selain itu, pengobatan adalah salah satu pilihan untuk perempuan pra-menopause yang didiagnosis dengan HSDD umum yang didapat.
Selain itu, ada beberapa obat yang tersedia tanpa resep yang juga dapat membantu wanita mengatasi HSDD tetapi hanya boleh dikonsumsi tanpa resep dokter.
Obat-obatan ini biasanya diminum 45 menit sebelum aktivitas seksual yang Anda antisipasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi