Suara.com - Bentuk dukungan terhadap industri pariwisata bisa dilakukan dengan menjaga kebersihan daerah wisata.
Inilah yang dilakukan oleh lebih dari 100 orang yang berasal dari berbagai komunitas pariwisata Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat.
Bekerja sama dengan instansi terkait dan pelaku usaha wisata lainnya, mereka membersihkan pantai untuk menjaga kelestarian ekosistem setempat yang merupakan sumber kehidupan masyarakat di daerah itu.
Ketua Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Raja Ampat Ranny Irian Tumundo selaku penanggung jawab kegiatan itu di Sorong, Selasa (1/9/2020), mengatakan kegiatan membersihkan pantai dan pemusnahan bintang laut berduri yang merupakan hama bagi terumbu karang oleh berbagai komunitas dan instansi telah terselenggara dengan baik selama satu hari penuh pada 29 Agustus 2020.
Kegiatan tersebut diikuti 100 orang lebih dari berbagai instansi, komunitas pencinta laut, dan pelaku pariwisata di Waisai, Ibu Kota Kabupaten Raja Ampat, antara lain Himpunan Pramuwisata Indonesia, Club Diving SDI Raja Ampat, Freediver Raja Ampat, Mahasiswa UNIPA, Indara DIve Center, Wapnansan Homestay, hingga Perwakilan Konservasi Internasional Raja Ampat.
Ia menjelaskan kegiatan itu dalam rangka adaptasi kebiasaan baru kepariwisataan di tengah pandemi COVID-19 sekaligus menjaga kelestarian alam Kabupaten Raja Ampat yang merupakan destinasi wisata dunia.
Menurut dia, kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari berbagai pihak, terutama institusi dan komunitas yang terlibat, yang menginginkan pembersihan pantai secara kolaborasi dan terus-menerus ke depannya.
"Kami berterima kasih kepada Bank Papua Raja Ampat serta seluruh instansi, komunitas pencinta alam, dan pelaku pariwisata yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam kegiatan pembersihan laut yang dinamakan Ocean Calling," ujarnya.
Pimpinan Komunitas Club Diving SDI Raja Ampat Shelstens Tabolong yang juga penanggung jawab kegiatan itu, mengatakan kegiatan tersebut juga silaturahim dan menjaga kekompakan antarinstansi maupun komunitas yang mempunyai kepedulian terhadap kelestarian alam di Kabupaten Raja Ampat.
Baca Juga: Enam Bulan Vakum Akibat Covid-19, Wisata Puncak Sosok akan Dibuka Lagi
"Inti dari kegiatan ini untuk mempersatukan instansi dan komunitas pencinta laut, dan pelaku pariwisata dengan satu tujuan yang sama menjaga kelestarian alam dan bersama memajukan pariwisata di Kabupaten Raja Ampat," kata dia. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
BM Seaside View Resto & Cafe: Hidden Gem Seafood Tepi Pantai di Anyer
-
BAF Lanjutkan Gerakan Hijau, 20 Ribu Mangrove Ditanam di Jawa Tengah
-
Tak Perlu ke Papua, Malang Punya Destinasi Cantik Bak Raja Ampat
-
Tegar atau Pengecut? Mengapa Pilihan Cinta Sunset Bersama Rosie Bikin Emosi
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral
-
DPR Pertanyakan Isu Belanja Kipas Angin Rp 1,8 T untuk Koperasi Merah Putih
-
Sehari di Palembang, Ini yang Dilakukan Wapres Gibran dari RSUD hingga PSEL
-
Takhta Dunia di Ujung Era: Spanyol atau Argentina yang Menulis Sejarah?
-
MMA Marketing Talk 2026 Soroti Peran AI dan Kepercayaan Konsumen Dalam Pertumbuhan Bisnis
-
Dekorasi Rumah Pembawa Hoki untuk 12 Shio Menurut Feng Shui, Energi Positif Makin Mengalir
-
FIFA Tuai Kontroversi Lagi, Final Piala Dunia 2026 Bakal Punya Halftime Show?
-
Ulasan Men Are from Mars, Women Are from Venus: Memahami Perbedaan Cara Pria dan Wanita Mencintai
-
Harta Rp73 Miliar Menteri PU Dody Hanggodo, Koleksi Mobil Mewah dan Polemik Mutasi ASN
-
5 Sunscreen Merek Lokal untuk Kulit Sensitif, Cegah Iritasi dan Kulit Kemerahan