Suara.com - Meski pandemi belum berakhir, sejumlah restoran, kafe dan warung makan di berbagai wilayah sudah kembali buka. Orang-orang juga mulai memberanikan diri untuk makan di restoran.
Hanya saja, demi mencegah penularan COVID-19, beberapa restoran tetap membatasi jumlah kunjungan dan memberlakukan protokol kesehatan yang wajib dipatuhi pelanggan.
Namun wajib dipahami, meskipun protokol kesehatan tetap dijalankan, bukan berarti makan di restoran sudah sepenuhnya aman dan terbebas dari ancaman COVID-19.
Kita tentu mesti berkaca dari beberapa peristiwa yang terjadi pada sejumlah tempat makan di Indonesia. Sebut saja klaster virus corona Warung Kepala Manyung Bu Fat di Semarang dan Warung Soto Lamongan di Yogyakarta.
Makan di restoran tanpa mengamati beberapa hal penting bisa jadi bumerang bagi kesehatan Anda. Oleh karenanya, berikut Suara.com rangkum 5 tanda bahwa Anda lebih baik makan di rumah dari laman Insider, Rabu (15/9/2020).
Ventilasi atau saluran udara di restoran buruk
Kondisi ventilasi yang baik di sebuah restoran tentu saja menjadi kunci pencegahan penularan COVID-19 secara optimal. Sebaliknya, jika sirkulasi udara di restoran itu buruk, hal ini tentu saja akan meningkatkan kemungkinan terjadinya penularan COVID-19.
Adanya sejumlah jendela dan ruang terbuka bisa menjadi pertanda bahwa restoran tersebut memiliki sirkulasi udara cukup baik. Anda wajib khawatir ketika restoran yang Anda kunjungi begitu tertutup tanpa adanya jendela.
Insinyur HVAC Theres Pistochini mengatakan kepada Insider bahwa umumnya bangunan tua lebih aman dibandingkan gedung baru.
Baca Juga: CDC: Sebelum Sakit, Orang dengan Covid-19 Cenderung Makan di Restoran
Pada tahun 1970, beberapa arsitek mulai membuat bangunan tertutup dengan tujuan menghemat energi. Namun sayangnya, hal ini bisa menjadi tempat penularan sempurna bagi virus corona karena kondisi ventilasi yang dinilai buruk.
Kondisi restoran yang ramai
Restoran dengan kerumunan pembeli menjadi salah satu hal yang wajib Anda hindari selama masa pandemi ini. Pilihlah untuk makan di restoran yang sepi pengunjung demi mencegah terjadinya penularan COVID-19.
Sebagian besar restoran memang telah memberlakukan peraturan physical distancing dengan memberikan tanda jarak pada tempat duduk dan antrean.
Namun, tidak menutup kemungkinan pengunjung bisa saja berdesakan ketika berada di ruang tunggu atau toilet. Usahakan untuk mecari tahu kapasitas restoran yang akan Anda kunjungi sebelum makan di tempat.
Anda dalam kondisi sedang tidak enak badan
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Cuma Data yang Dicuri, Kejahatan Siber Kini Bisa Menguras Tabungan
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru