4. Nara
Kota ini merupakan ibu kota pertama Jepang dan rumah bagi delapan Situs Warisan Dunia UNESCO. Nara adalah salah satu kota paling kaya budaya di negara ini. Meskipun Nara hanya menjabat sebagai ibu kota Jepang selama sekitar 70 tahun, pada tahun-tahun itulah seni, sastra, dan budaya negara berkembang menjadi tradisi yang masih terkait dengan Jepang hingga saat ini.
Terletak kurang dari satu jam dari Kyoto dan Osaka, Nara adalah kota yang sangat padat, dengan sebagian besar atraksi bersejarahnya dapat ditemukan di Taman Nara. Selain kuil, taman ini dikenal dengan populasi rusa yang dibiarkan berkeliaran bebas. Yang paling mengesankan adalah Kuil Todaiji, sebuah bangunan kayu besar yang menampung salah satu patung perunggu Buddha terbesar di Jepang.
5. Magome
Magome adalah kota di Lembah Kiso, yang pernah menjadi tempat persinggahan penting bagi para pelancong zaman Edo yang melakukan perjalanan panjang antara Tokyo dan Kyoto di sepanjang Jalur Nakasendo. Jalan utama kota berupa jalan setapak batu lebar dengan deretan bangunan tua, telah dipugar dengan indah dan ditutup untuk lalu lintas kendaraan.
Selain mengagumi arsitektur yang cantik, alasan utama mengunjungi Magome adalah untuk mendaki Jalur Magome-Tsumago. Terdiri dari jalan setapak yang berkelok-kelok melalui hutan dan lahan pertanian, serta melewati air terjun, sebelum berakhir di kota Tsumago yang sama indahnya.
6. Kanazawa
Kanazawa adalah salah satu kota terbesar di Jepang yang terhindar dari serangan bom selama Perang Dunia II. Jalan sempit Kanazawa melintasi distrik samurai dan geisha tua, melewati kanal zaman Edo, kuil indah, dan museum modern.
Kota ini dikenal dengan Kenrokuen Garden, salah satu taman paling menakjubkan di negara ini. Terlepas dari banyak atraksi bersejarahnya, Kanazawa tidak terjebak di masa lalu — ini adalah kota modern yang dinamis yang juga menawarkan tempat belanja dan tempat makan enak.
Baca Juga: Jepang Kembangkan Lampu UV Berkemampuan Basmi Virus Corona
7. Hakone
Terletak kurang dari 100 kilometer dari Tokyo, Hakone bisa menjadi pergantian suasana saat Anda bosan dengan hiruk pikuknya Tokyo. Sebagai bagian dari Taman Nasional Fuji-Hakone-Izu, Hakone menawarkan lanskap pegunungan, danau, dan trek hiking yang spektakuler.
Datanglah ke Ashino-ko, sebuah danau dengan pemandangan Gunung Fuji yang fantastis dan gerbang torii dari Hakone-jinja. Kota ini juga terkenal dengan onsen (mata air panas) yang sangat baik, penginapan tradisional Jepang, dan museum seni. Meskipun Hakone dapat dikunjungi sebagai perjalanan sehari dari Tokyo, ada baiknya Anda menginap semalam di sini.
8. Kagoshima
Dengan iklimnya yang hangat, penduduk setempat yang ramah, dan vegetasi yang subur, sangat mudah untuk melihat mengapa Kagoshima didaulat menjadi kota yang indah. Dari Kagoshima, Anda dapat melihat gunung Sakurajima, gunung berapi aktif yang terlihat muncul dari permukaan laut. Pada bulan Juli hingga Agustus, akan ada banyak kembang api setiap malamnya, menjadikan pemandangan gunung Sakurajima ini menjadi sangat indah.
9. Furano
Furano adalah kota kecil di tengah Hokkaido, yang terkenal dengan pemandangan lahan pertaniannya yang indah. Juli adalah waktu paling untuk mengunjunginya, saat ladang kota bermekaran dengan lautan lavender ungu. Famous Farm Tomita berada di jantung kota, menjual produk yang mengandung lavender di kafe dan toko suvenirnya, termasuk es krim lavender.
Tak kalah indahnya adalah bunga musiman berwarna-warni yang menyelimuti pertanian dan lanskap sekitarnya, yang mengingatkan Anda pada ladang tulip Belanda. Selama musim dingin, Furano adalah salah satu tujuan ski untuk menuruni bukit dan lintas alam paling populer di negara ini, yang terkenal dengan butiran saljunya yang sangat bagus.
10. Kamakura
Kamakura terkadang dijuluki sebagai 'Kyoto Jepang Timur' karena kuil Buddha yang berusia berabad-abad, kuil Shinto, rumah kayu tua, dan monumen bersejarah. Berbatasan dengan pantai dan dikelilingi oleh lanskap hutan yang bergulung, pemandangan alam Kamakura berfungsi sebagai latar belakang yang dramatis untuk situs religi yang indah ini.
Selain untuk mengunjungi tempat-tempat bersejarah kota, perbukitannya menawarkan sejumlah jalur hiking yang indah. Kota ini sangat populer selama bulan-bulan musim panas, menarik banyak orang dengan pantai berpasir dan suasananya yang santai.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
5 Lip Cream dengan Review Positif di Shopee, Ada yang Tetap On Point Usai Makan Bakso!
-
4 Skin Tint Lokal yang Bagus untuk Daily Makeup, Hasil Natural dan Anti Berat
-
Riwayat Pendidikan Dino Patti Djalal yang Kritik Kunker Prabowo ke Luar Negeri
-
5 Sunscreen Lokal yang Gak Bikin Wajah Abu-Abu dan Kusam, Mulai Rp37 Ribuan
-
5 Lipstik Lokal untuk Bibir Hitam dan Kering, Review Bagus Harga di Bawah Rp60 Ribu
-
4 Rekomendasi Serum Murah untuk Mencerahkan Wajah, Sudah BPOM
-
SPMB Jakarta 2026 Jalur Domisili Kapan Dibuka? Catat Jadwalnya untuk SD, SMP, dan SMA
-
4 Concealer Lokal dengan Review Memuaskan di Shopee, Coverage Bagus dan Ringan di Kulit
-
Info Lengkap SPMB Bersama Jakarta 2026: Jadwal Pendaftaran, Daya Tampung, dan Kriteria Seleksi
-
Disindir Seskab Teddy Sebagai 'Wamenlu Hanya 3 Bulan', Ini Rekam Jejak Karir Dino Patti Djalal