Suara.com - Masjid Serefudin di kota Visoko, Bosnia, mungkin tidak seterkenal Hagia Sophia di Turki. Meski begitu, masjid Serefudin merupakan salah satu ikon budaya Islam di Eropa.
Dilansir VOA Indonesia, bangunan dengan julukan Masjid Putih ini bahkan dijuluki sebagai mahakarya arsitektur Islam di Eropa.
Diresmikan pada tahun 1980, masjid Serefudin merupakan bukti perjuangan umat Muslim yang sebelumnya kesulitan mendirikan rumah ibadah.
Bosnia ketika itu merupakan salah satu dari enam republik dari federasi sosialis Yugoslavia, yang didirikan setelah berakhirnya Perang Dunia II.
Dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press, imam Masjid Edin Bukva mengatakan bahwa dulu hampir tidak mungkin membangun rumah ibadah di negara komunis itu.
"Hal ini terjadi pada tahun 1967, 1968 dan 1969, ketika hampir tidak terbayangkan akan adanya sebuah masjid baru atau rumah ibadah lain bisa di bangun di pusat perkotaan, di kota mana pun di bekas wilayah Republik Federal Sosialis Yugoslavia. Namun, warga Muslim di sini, di Visoko, gigih," katanya.
Akan tetapi, menurut Bukva, Muslim Visoko tidak surut langkah. Setelah 3 tahun menyampaikan tekanan publik, pihak berwenang akhirnya memberikan ultimatum.
"Pejabat distrik dan kota memberikan ultimatum kepada komunitas Islam dan umat Muslim, yang berisi: ‘Anda boleh membangun masjid asalkan modern, atau tidak usah sama sekali.’ Bagi umat Muslim lokal, desain Masjid Putih itu benar-benar asing, mereka sulit menerimanya, karena bentuknya tidak seperti masjid yang pernah mereka lihat atau datangi."
Muslim Visoko sepakat, meski agak enggan. Zlatko Ugljanin, salah seorang arsitek modernis terkemuka Bosnia, dipilih untuk merancang masjid, yang lebih dari 90% biaya pembangunannya dibiayai dari sumbangan masyarakat.
Baca Juga: Viral Pemuda Diduga Lecehkan Masjid, Ujung-ujungnya Ternyata Begini
Pembangunan kompleks masjid yang terbuat dari beton dan semen, ubin batu kapur dan tabung besi itu, dimulai pada tahun 1969. Dibutuhkan waktu 11 tahun untuk menyelesaikannya.
Akan tetapi, warga Muslim setempat tidak langsung jatuh hati pada masjid itu, kata Bukva.
"Bagi umat Muslim lokal, desain Masjid Putih itu benar-benar asing, mereka sulit menerimanya, karena bentuknya tidak seperti masjid yang pernah mereka lihat atau datangi," katanya.
Dari tahun ke tahun, seiring semakin besarnya pengakuan dunia akan bangunan mencolok dan inovatif itu sebagai pencapaian unik arsitektur sosialis modern, Masjid Putih menjadi landmark favorit kota Visoko.
Pada tahun 1983, masjid itu menerima penghargaan bergengsi Aga Khan Award for Architecture. Sementara pada tahun 2018, masjid itu muncul di pameran New York Museum of Modern Art "Menuju Utopia Nyata: Arsitektur di Yugoslavia, 1948-1980" yang mengeksplorasi jangkauan global arsitektur sosialis Yugoslavia yang "berbeda namun memiliki banyak segi."
Masjid itu pada akhirnya telah menemukan tempatnya di hati warga Visoko, paling tidak karena menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
Berita Terkait
-
5 Fakta Hitam Itamar Ben-Gvir, Anak Buah Netanyahu yang Nodai Kesucian Al Aqsa
-
Tegukan Maut di Balik 'Klaim' Kebugaran: Mengapa Minum Oli Adalah Bunuh Diri Medis?
-
Kembali Digelar, ARCH:ID 2026 Angkat Arsitektur sebagai Ekosistem Kolaboratif
-
Provokasi Zionis! Menteri Keamanan Israel Berdoa di Area Khusus Muslim Masjid Al Aqsa
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang
-
5 Urutan Skincare Pagi dengan Day Cream dan Moisturizer yang Benar
-
Tren Baru Gaya Hidup: Kipas Portable dengan Kamera, Hadapi Cuaca Panas Sambil Abadikan Momen
-
Kronologi Lengkap 16 Mahasiswa FH UI Lakukan Pelecehan Seksual ke 27 Korban
-
Apa itu Helicopter Parenting? Dikaitkan dengan 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Aroma Buah yang Segar Dipakai Pagi-Pagi
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Long Run, Tak Kalah Keren dari Nike