Suara.com - Rumah Kayu merupakan rumah adat bagi sejumlah suku di Indonesia. Selain unik, rumah kayu juga kental dengan unsur budaya Indonesia.
Oleh karena itu, Duta Besar RI untuk Korea Utara Berlian Napitupulu dengan bangga mempromosikan alam dan rumah kayu Indonesia kepada para pejabat organisasi internasional di Pyongyang, Korea Utara.
Para pejabat organisasi internasional itu antara lain bekerja untuk Badan Program Pangan Dunia (WFP), Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Dana Penduduk Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNPF), menurut keterangan tertulis KBRI Pyongyang yang diterima di Jakarta, Rabu (14/10/2020).
Dubes Berlian mengawali promosinya dengan tur singkat ke Galeri Mini Kebudayaan dan Pariwisata di halaman KBRI Pyongyang.
Di dalam tur itu, Berlian menjelaskan profil singkat budaya dan wisata Indonesia kepada para pejabat tersebut melalui peta besar Indonesia, poster mengenai industri, tempat-tempat wisata yang terpampang di ruang galeri.
Selain memberikan tur dan paparan di galeri mengenai budaya dan pariwisata Indonesia, Dubes Berlian menjelaskan tentang rumah tradisional di Indonesia -- khususnya dari Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi -- yang pada umumnya terbuat dari kayu dan memakai tiang penyangga.
"Ini kecerdasan lokal karena rumah-rumah kayu itu terbukti tahan gempa yang sering melanda Indonesia dan juga relatif aman dari banjir karena memiliki kolong yang tinggi," katanya.
Disamping itu, dia menjelaskan bahwa rumah kayu berkolong juga bertujuan sebagai perlindungan dari binatang buas, terutama di daerah yang masih memiliki hutan luas, seperti Sumatera dan Sulawesi.
Lebih lanjut Dubes Berlian menggunakan kesempatan tur kecil itu untuk mempromosikan rumah kayu Woloan dari Sulawesi Utara yang dibuat dengan sistem complete knock-down (CKD) sehingga bisa dibuat sesuai pesanan.
Baca Juga: Ketika Kim Jong Un Nangis di Depan Rakyat Korea Utara, Ada Apa?
Rumah kayu jenis tersebut harganya kompetitif serta sudah diekspor ke berbagai negara.
"Saya sudah menyaksikan sendiri bahwa rumah kayu Woloan itu sangat menarik, kuat dan praktis. Anda tinggal pesan sesuai selera, rumah akan dikirim dan dipasang di alamat yang dituju, dan anda tinggal terima kunci. Saya bisa kirim gambar-gambar rumahnya, jika perlu informasi lebih lanjut kami siap bantu," ujar Berlian.
Di penghujung acara, Dubes Berlian menyampaikan terima kasih atas kedatangan para tamu dan partisipasi mereka dalam acara tur kecil yang berlangsung dengan lancar dan bersahabat.
Acara itu diharapkan dapat bermanfaat untuk meningkatkan persahabatan satu sama lain dan pengenalan akan Indonesia, terutama tentang makanan, budaya, wisata dan negara Indonesia pada umumnya.
Berlian juga menyampaikan rasa syukur bahwa acara promosi masih dapat berlangsung di tengah keterbatasan akibat kebijakan pembatasan sosial di tengah pandemi COVID-19 di Korea Utara, yang membuat KBRI Pyongyang juga harus mematuhi segala protokol kesehatan secara ketat.
"Berkat Tuhan Yang Maha Kasih dan didorong semangat, kerja keras dan kreativitas teman-teman, KBRI Pyongyang masih dapat terus melakukan kegiatan promosi Indonesia di negeri ginseng ini," ujarnya.
Berita Terkait
-
Israel Jadi Negara Paling Tidak Disukai di Dunia Menurut Survei Global 2026
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Korea Utara Dilanda Kekeringan Parah, Kim Jong-un Malah Ambil Keputusan Ekstrem
-
Jelang Kedatangan Trump ke China, Korut Tembakkan Rudal Balistik, Korsel Ketar-ketir
-
Dunia Sibuk dengan Perang AS-Iran, Korut Diam-diam Percepat Produksi Bom Nuklir
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Air Mawar Viva untuk Apa? Simak Manfaat, Cara Pakai, dan Harga Terbarunya
-
Peran Eks Istri Reza Smash dalam Kasus Love Scamming Berskala Internasional
-
4 Parfum Lokal Aroma Bergamot untuk Pria, Wanginya Segar dan Maskulin
-
4 Rekomendasi Body Spray di OH!SOME, Wanginya Segar untuk Menemani Aktivitas Sehari-hari
-
Delonix Hotel Karawang, Oase Bernuansa Jepang di Tengah Hiruk-Pikuk Kawasan Industri
-
5 Moisturizer Tasya Farasya Approved, Ampuh Atasi Penuaan dan Hidrasi Kulit Wajah
-
Sampah Organik Masih Menumpuk di Bali, Warga Benoa Diajak Ubah Limbah Jadi Ekoenzim
-
4 Parfum Aroma Floral dan Fruity di OH!SOME, Wangi Segar dan Feminin untuk Sehari-hari
-
5 Powder Foundation yang Bisa Menyamarkan Flek Hitam, High Coverage dan Tahan Lama
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Harga 2 Jutaan: Penyimpanan Lega dan Hemat Listrik