Hari kedua libur: buat rumah jadi area petualangan mencari harta karun
Hari selanjutnya, mari buat rumah menjadi lokasi petualangan mencari harta karun. Orangtua bisa membuat peta harta karun dengan beberapa petunjuk untuk menemukan harta karun yang telah disembunyikan di dalam rumah. Tidak harus benda mahal, bisa juga berupa benda menarik yang bisa anak temukan.
Mengutip Wiki How, berikut tata cara membuat perburuan harta karun yang seru untuk anak.
1. Ketahui karakter peserta
- Usia dan jenis kelamin anak-anak. Anda harus memastikan bahwa kemampuan intelektual anak bisa mengikuti permainan ini.
- Waktu perburuan yang sesuai. Anak kecil cenderung cepat bosan dan marah ketika gelisah.
- Tema perburuan harus dipikirkan, pastikan yang diburu anak memang benar-benar menarik.
- Hadiahkan barang-barang yang anak suka.
2. Pilih lokasi yang tepat
- Untuk anak berusia 2 hingga 4 tahun, perburuan harta karun sebaiknya dilakukan di dalam rumah yang mereka kenal baik.
- Perburuan dilakukan di area kecil dan dalam pengawasan penuh.
3. Tentukan format berburu harta karun
Bukan sekedar memberikan petunjuk, berikan perbekalan kepada anak, dan usahakan anak-anak memakai kostum. Jika ingin lebih terasa kompetitif, Anda bisa membagi anggota keluarga menjadi dua tim, dan adakan perlombaan.
4. Buatlah petunjuk
Untuk anak kecil:
- Gunakan gambar sebagai petunjuk. Gambar atau foto tempat yang akan diselidiki.
- Buat rima, seperti 'Sebagai petunjuk pertama, carilah dua kotak yang sama persis'.
Untuk anak yang cukup besar:
- Anda bisa menggunakan teka-teki, seperti kode rahasia yang bisa ditemukan di internet atau pulpen tembus pandang.
- Bisa juga seperti Anda mengambil foto jarak dekat dari suatu benda, kemudian minta anak-anak menebak benda tersebut.
- Terakhir, tutup kedua mata salah satu anak dan bisikkan instruksi lokasi petunjuk selanjutnya padanya
Hari ketiga libur: piknik di dalam rumah
Tidak perlu piknik ke luar kota. Jika rumah memiliki halaman yang luas, Anda dan anak-anak bisa memanfaatkannya. Atau piknik juga bisa dilakukan di dalam rumah, tapi suasana dibuat berbeda.
Alat yang dibutuhkan:
Baca Juga: Rekomendasi Psikolog: Agar Anak Tetap Happy Meski Libur Panjang di Rumah
- Tikar atau selimut atau taplak meja
- Keranjang piknik
- Piring makan dan serbet
- Makanan kecil kesukaan anak-anak
- Buat suasana sepperti menonton film
- Menghias dalam rumah dangan tanaman dan sebagainya.
Tahapan yang harus dilakukan:
- Ajak anak untuk menyiapkan acara piknik, misalnya mencari tikar, atau membuat makanan kesukaan mereka.
- Jika ada tenda berukuran kecil yang bisa dipasang di dalam rumah, ini juga bisa dilakukan agar suasana piknik lebih terasa.
Liburan hari keempat: menonton film di home theatre
Meski beberapa kota sudah membuka bioskop, tapi percayalah menonton 'bioskop' di rumah jauh lebih mengasyikkan. Jika tak memiliki home theatre set, Anda juga bis amemanfaatkan proyektor yang ada. Buat suasana dalam ruangan nampak gelap dengan menutup jendela menggunakan kain hitam.
Sebelum acara menonton dimulai, Anda bersama anak juga bisa membuat popcorn, atau ajak anak membeli soda atau minuman soft drink lain yang bisa dinikmati bersama saat menonton film.
Dalam kegiatan ini, orangtua juga perlu memikirkan kualitas suara atau audio, karena akan menambah suasana semakin marak dan hidup seperti kegiatan menonton pada umumnya.
Hari kelima liburan: membereskan dan mendekorasi rumah
Di hari terakhir libur panjang, agar Anda bersemangat kembali ke rutinitas sehari-hari, buatlah suasana rumah kembali bersih dan nyaman. Ubah dekorasi ruangan belajar atau ruang bekerja menjadi lebih fresh, sehingga semangat bertambah saat harus memulai rutinitas.
Daftar hal-hal yang bisa dilakukan:
- Mengubah tata letak barang di dalam ruangan, misal menggeser meja dan kursi, dan membuatnya menghadap ke jendela.
- Ganti hiasan dinding yang sudah usang dengan foto berpigura atau hiasan lainnya,
- Gunakan sofa cover untuk memberi kesan sofa baru di ruang tamu.
- Letakkan vas berisi bunga di sudut ruangan. Tambahkan esential oil untuk sentuhan aroma yang menyenangkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?
-
Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Apa Saja? Ini 3 Varian dan Fungsinya