Suara.com - Selain menjadi pewaris takhta Kerajaan Inggris, Pangeran Charles kini dikabarkan terjun ke bisnis fesyen. Belum lama ini, Putra Ratu Elizabeth tersebut merilis lini pakaian mewah.
Melansir laman Fox News, Pangeran Charles bekerja sama dengan grup retailer Yoox Net-A-Porter untuk membuat koleksi Modern Artisan.
Koleksi pakaian Pangeran Charles ini mayoritas memiliki tampilan formal. Meski begitu, harga pakaiannya cukup mengejutkan banyak orang.
Salah satu item busana termurah adalah sweter turtleneck berbahan kasmir yang dibanderol USD 475 atau Rp 6,6 juta.
Sementara, koleksi lainnya memiliki harga di atas USD 1.000. Sebagai contoh, ada mantel wanita warna karamel yang dihargai USD 1.495 atau Rp 21 juta.
Sementara, blazer dihargai USD 1.350 atau Rp 18,9 juta dan celana formal dapat dibeli dengan hargai USD 1.095 atau Rp 15,3 juta.
Meski harganya puluhan juta, lini fashion milik Pangeran Charles ini diklaim memiliki kelebihan. Salah satunya, koleksi ini tahan lama dan ramah lingkungan.
Untuk membuat deretan busana ini, Pangeran Charles bekerja sama dengan siswa Italia di sekolah desain Politecnico di Milano.
"Bagiku, aku selalu ingin menunjukkan keterampilan yang hebat lewat pakaian," ungkap Pangeran Charles seperti dikutip dari The Telegraph.
Baca Juga: Enggak Nyangka, Pangeran Charles Punya Fokus Terhadap Fesyen Berkelanjutan
"Aku selalu percaya pada filosofi 'membeli sekali, membeli dengan baik', sehingga semakin sering dipakai, aku akan semakin ramah lingkungan."
Mayoritas koleksi ini terbuat dari bahan kasmir dan wol Skotlandia, sekaligus sutra dari Italia.
Sementara, hasil penjualan akan diberikan kepada para desainer dalam rangka mengembangkan kemampuan mereka lebih lanjut.
Akhir-akhir ini, Pangeran Charles memang kerap merilis bisnis barang mewah yang hasil penjualannya digunakan untuk donasi.
Minggu lalu, badan amal Pangeran Charles juga meluncurkan gin seharga Rp 660 ribu. Hasil penjualan gin tersebut akan didonasikan untuk kepentingan edukasi dan sosial.
Gin tersebut merupakan hasil kerja sama dengan Oxford Artisan Distillery, serta memiliki aroma lavender, sage, dan thyme yang dapat ditemukan di kebun Pangeran Charles.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
Daftar Harga Mesin Cuci LG Front Loading 8 Kg Terbaru, Mulai dari Rp4 Jutaan
-
Munif Taufik Dijuluki Justice Collaborator Kasus FH UI, Apa Ancaman Hukumannya?
-
Hari Kartini 21 April 2026 Apakah Libur? Cek Ketentuan Resmi Menurut SKB 3 Menteri
-
6 Mesin Cuci 2 Tabung Harga Rp1 Jutaan yang Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Tangga
-
7 Rekomendasi Kacamata Anti Sinar UV 400, Lindungi Mata dari Sengatan Godzilla El Nino
-
4 Ancaman Hukuman Berat Menanti 16 Mahasiswa UI Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Grup Chat
-
7 Parfum Wanita yang Tercium dari Jarak Jauh, Murah Cuma Rp30 Ribuan
-
Front Loading vs Top Loading, Ini Kelebihan dan Kekurangan Mesin Cuci 1 Tabung
-
Bukan Whistleblower, Munif Taufik Dicap Netizen Justice Collaborator di Kasus FH UI, Apa Bedanya?
-
5 Rekomendasi Primer yang Tahan Lama, Bikin Makeup Menempel Seharian