Suara.com - Konstitusi Indonesia UUD 1945 telah menjamin kesetaraan hak antara laki-laki dan perempuan. Keduanya dianggap sama di mata negara, dan berhak ikut berkontribusi dalam kemajuan bangsa.
Tapi mirisnya Badan Pusat Statistik (BPS) 2018 menunjukkan sudah bertahun-tahun adanya kesenjangan pendapatan antara laki-laki dan perempuan.
"Kalau kita melihat dari sisi ekonomi salah satu ketimpangan yang terlihat adalah dari pengeluaran per kapita yang disesuaikan, antara laki-laki dibanding perempuan jauh berbeda yaitu Rp 15,55 juta, dibandingkan Rp 9,04 juta data BPS 2018," jelas Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPPPA) Bintang Puspayoga, Selasa (24/11/2020).
Data tersebut diambil sejak 2010 hingga 2018 dan menunjukkan penghasilan perempuan dan laki-laki sangat berbeda nyaris selama satu dekade lamanya.
Padahal berdasarkan data proyeksi BPS 2018 jumlah penduduk Indonesia yang bergender perempuan dan laki-laki jumlahnya hampir setara, yaitu perempuan berjumlah 49,8 persen dan laki-laki berjumlah 50,2 persen.
Atau data tepatnya pada 2018 di Indonesia ada 131.479.000 penduduk berkelamin perempuan dan 132.683.000 penduduk berjenis kelamin laki-laki.
Artinya, ada gap pendapatan antara perempuan dan lelaki yang memengaruhi pengeluaran per kapita negara yang juga ikut rendah karena jumlah penduduk perempuan yang hampir sama dengan laki-laki.
Jadi wajar saja, jika Menteri Bintang menemukan data BPS 2018 yang menunjukkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada gender perempuan cenderung lebih rendah dibanding laki-laki, di mana IPM pada laki-laki 75,43 persen dan perempuan 68,63 persen.
"IPM kita ketahui bersama adalah mengukur kualitas hidup manusia dari tiga aspek penting, yaitu aspek kesehatan, aspek pendidikan, demikian juga aspek ekonomi," jelas Menteri Bintang.
Baca Juga: Ini Negara Terburuk bagi Pekerja Perempuan di Luar Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Pernyataan Resmi Kemlu RI soal Serangan AS-Israel ke Iran: Indonesia Siap Fasilitasi Dialog
-
Perang Meluas di Timur Tengah: Iran Hantam Arab Saudi, Bahrain, Qatar, Kuwait dan Uni Emirat Arab
-
Iran Bom Markas Besar Angkatan Laut AS! Lalu Tembakkan 75 Rudal ke Israel
-
Sabtu Pagi Teheran Dibom, Sabtu Sore Iran Langsung Kirim Rudal ke Israel
-
Kedubes Iran di Indonesia Kecam Serangan AS-Israel, Sebut Pelanggaran Berat Piagam PBB
Terkini
-
7 Hal yang Membatalkan Puasa, Bukan Hanya Makan dan Minum
-
Sampai Kapan Batas Penukaran Uang Baru 2026? Ini Cara dan Aturannya
-
10 Menu Buka Puasa Ibu Hamil, Baik untuk Kesehatan dan Perkembangan Janin
-
Anti-Mainstream! Fuji dan Erika Carlina Bocorkan Tempat Ngabuburit Kece di Tepi Laut Jakarta
-
Doa Apa yang Perlu Dibaca saat Zakat Fitrah?
-
4 Niat Zakat Fitrah, untuk Diri Sendiri hingga untuk Keluarga
-
Apa Hukum Meminta THR dalam Islam? Jangan Memaksa, juga Jangan Menolak
-
5 Menu Takjil Buka Puasa yang Bisa Dibikin Sendiri dengan Modal Sedikit
-
Bacaan Doa Ijab Kabul Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
-
35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa, Jaga Semangat hingga Adzan Maghrib