Suara.com - Tahun 2020 menjadi tahun berat bagi sebagian besar masyarakat dunia termasuk Indonesia. Betapa tidak, harapan masyarakat agar pandemi Covid-19 yang kini telah memasuki bulan ke-10 seolah mulai melemah.
Semakin tingginya jumlah penderita dan meningkatnya angka kematian yang disebabkan oleh virus corona membuat sebagian masyarakat gamang.
Ditambah lagi, ada kabar munculnya varian baru virus corona dan mutasi dari Covid-19.
Hal itu juga dapat tergambar lewat survei Populix terhadap 700 responden. Hingga akhir November 2020, kesadaran masyarakat akan penggunaan masker sebagai bagian dari protokol kesehatan meningkat.
Dari data yang diperoleh pada Maret 2020, tercatat 52% responden menyatakan diri selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Jumlah tersebut meningkat pada akhir November 2020 menjadi 84% dari total responden.
Uniknya, protokol kesehatan lainnya seperti mencuci tangan dan penggunaan handsanitizer justru berkurang.
Pada Maret 2020, sebanyak 74% responden mengaku selalu mencuci tangan. Angka tersebut kemudian turun 2% pada bulan November 2020. Begitu pula penggunaan hand sanitizer, turun 1% dari total 52% suara responden pada periode yang sama.
Saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan trending tagar #dirumahaja ramai digaungkan, Populix menangkap perubahan pada pola pembelian dan konsumsi masyarakat. Hingga akhir November 2020, masker dan multivitamin menjadi salah satu kebutuhan yang didahulukan di antara kebutuhan lain.
“Dari survei yang kami lakukan, 56% responden mendahulukan anggaran belanjanya untuk membeli masker. Sementara, 39% responden menyatakan lebih sering membeli multivitamin dan obat-obatan selama berlangsungnya pandemi,” beber Jessica Gautama, Head of Marketing Populix dalam keterangan resmi yang diterima belum lama ini.
Baca Juga: Update Covid-19 Global: Afsel Catat 1 Juta Kasus Infeksi, Karena Mutasi?
Sementara, perubahan pada konsumsi makanan ditandai dengan meningkatnya kegiatan memasak di rumah. Perubahan tersebut terlihat dari meningkatnya angka pembelian bumbu dapur dan minyak goreng.
Selain memasak, kebiasaan lain yang juga berubah aktivitas memanjakan diri. Populix menemukan ada 9 dari 10 orang berupaya lebih ekstra dalam memanjakan diri selama pandemi.
"Setidaknya, ada lima cara yang dilakukan orang untuk memanjakan diri di rumah," ungkap Jessica.
Jumlah responden yang menyatakan diri mulai belajar memasak dan membuat kue sebagai cara memanjakan diri di rumah mencapai 67%. Sedangkan belanja online terbukti efektif menjadi pelipur lara bagi para shopaholic. Angkanya mencapai 55% dari keseluruhan responden.
Makan dan minum yang manis-manis, merawat kulit, serta menikmati channel hiburan via streaming adalah tiga cara lain yang juga menjadi pilihan masyarakat dalam memanjakan diri. Angkanya masing-masing mencapai 36%, 31% dan 26% dari keseluruhan responden.
"Alasan masyarakat bertahan di rumah saja bermacam-macam. Umumnya, mereka melakukan hal tersebut untuk mengurangi pengeluaran jika situasi pandemi ini masih berlangsung dan keadaan ekonomi semakin memburuk," tutup Jessica.
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
7 Parfum Aroma Bunga yang Segar untuk Cuaca Panas, dari Produk Lokal sampai Branded
-
Lebih dari Sekadar Sehat, Kini Nutrisi Tubuh Bisa Dipantau dengan Data Secara Akurat
-
Daycare Little Aresha Punya Siapa? Disorot Terkait Dugaan Kekerasan pada Anak
-
AC yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan AC Hemat Listrik untuk Jangka Panjang
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup