Suara.com - New Zealand merupakan salah negara yang memiliki tingkat infeksi dan angka kematian akibat Covid-19 yang rendah. Data terakhir pada situs worldometers.info, total kasus Covid-19 New Zealand tercatat sebanyak 2.188 infeksi.
Sebanyak 2.101 pasien di antaranya telah dinyatakan sembuh dan 25 orang meninggal dunia. Sementara kasus aktif positif Covid-19 tersisa 62 pasien.
Sejak awal wabah virus corona masuk ke negara tersebut, pemerintah setempat langsung mengintervensi masyarakat dengan ketat. Seperti, wajib isolasi mandiri setelah perjalanan, penutupan perbatasan, penguncian nasional, dan isolasi kasus dan kontak dekat.
Aturan itu dilakukan mulai pertengahan Maret 2020 (minggu ke-12). Tak sampai tiga bulan, negara itu menyatakan telah bebas dari infeksi Covid-19 pada awal Juni 2020 (minggu ke-24). Meskipun, tiga minggu kemudian kembali ditemukan kasus positif karena perbatasan yang dilonggarkan.
New Zealand disebut sebagai salah satu negara yang mampu mengendalikan pandemi Covid-19. Bukan hanya menekan kasus positif, angka kematian pasien Covid-19 di New Zealand bahkan terbilang sangat sedikit.
Situs The Lancet membandingkan angka kematian yang terjadi di New Zealand, dengan berbagai faktor, selama beberapa tahun. Perbandingan dengan melihat angka kematian secara mingguan dari kurun waktu 2015 hingga 2020 menggunakan data dari Stats NZ Tatauranga Aotearoa.
Kematian mingguan New Zealand hingga April 2020 (minggu ke-17), karena semua penyebab, yang dilaporkan ternyata sama dengan angka kematian pada 2015-2019. Pada saat itu (April 2020), wabah Covid-19 telah ada di New Zealand dan negara itu tengah melakukan pembatasan nasional.
Dari awal pandemi Covid-19 hingga minggu ke-42 dari 2020, angka kematian New Zealand justru lebih rendah dari tahun-tahun sebelumnya.
Namun, interpretasi tren waktu ini dibatasi dengan tidak adanya data tentang penyebab kematian tertentu. Menurut data yang dikumpulkan di The Economist, penurunan angka kematian di New Zealand berbeda dengan yang terjadi di internasional mengenai kematian berlebih selama pandemi Covid-19.
Baca Juga: Lebih Fleksibel, Unilever Selandia Baru Cuma Kerja 4 Hari dalam Seminggu
Pada minggu ke-13 sampai minggu ke-42 atau selama dan setelah New Zealand lockdown nasional, rata-rata tingkat kematian mingguan adalah 11 persen. Angka itu disebut lebih rendah dibandingkan pada tahun 2015–2019.
Pola yang sama juga terjadi jika dibandingkan dengan tingkat kematian dari periode yang lebih lama, yakni 2011-2019. Penurunan semua penyebab kematian menjadi jelas pada minggu ke-17 di 2020, setelah 5 minggu penguncian.
Ketika itu, angka kematian New Zealand tetap di bawah angka tahun-tahun sebelumnya, meskipun pembatasan aktivitas masyarakat berkurang. Dalam periode sama tahun sebelumnya, biasanya ditandai dengan peningkatan dalam semua penyebab kematian akibat musiman, seperti influenza dan pneumonia.
Penurunan kematian yang berkelanjutan itu diperkirakan karena tidak adanya epidemi influenza di New Zealand selama 2020. Hal itu diduga karena aturan kesehatan kepada masyarakat yang diberlakukan untuk menghentikan penyebaran Covid-19.
Namun, faktor-faktor alternatif, seperti lebih sedikit kematian akibat kecelakaan lalu lintas, penyebab pekerjaan, polusi udara, dan komplikasi pasca operasi, mungkin juga memiliki peran dalam mengurangi semua penyebab kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bersama Maret 2026, Siap-siap Liburan Panjang!
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu
-
Kreasi Takjil Makin Inovatif: Dari Kolak Klasik Menuju Kreasi Dessert Jelly yang Estetik
-
Terpopuler: 7 Gaya Glamor Istri Gubernur Kaltim, Kapan THR ASN Cair?
-
Layanan Tukar Uang Baru BI Apakah Buka Hari Sabtu dan Minggu? Cek Jadwalnya
-
6 Shio Paling Beruntung di 28 Februari 2026, Ada Ayam hingga Babi
-
3 Cara Memakai Blush On agar Terlihat Muda dan Wajah Lebih Segar
-
THR Karyawan Swasta Kapan Cair? Begini Mekanisme dan Jadwal Pencairannya
-
3 Warna Lipstik yang Bikin Wajah Awet Muda dan Segar, Jangan Salah Pilih!