Suara.com - Industri fesyen di Kota kembang, Bandung, mendapatkan pukulan telak terdampak pandemi Covid-19.
Diungkap Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Jawa Barat (Jabar), Atalia Praratya, pemasukan Kota Bandung dari industri fesyen berkurang sebesar 79 persen dari penjualan.
"Saya juga mendapat data kalau industri fesyen di kota bandung itu cukup tinggi sekali penurunannya dari penjualannya," ujar Atalia dalam acara Launching Denim Batik Elizabeth virtual, Rabu (13/1/2021).
Penurunan penjualan dari industri fesyen Bandung ini sangat jauh jika dibandingkan dengan pemasukan di 2019 yang bisa mencapai Rp 1 triliun, yang didapat hanya dari ekspor produk fesyen kota bandung.
"Tapi sekarang ternyata turunnya luar biasa, jadi saya kira ini penting kembali menggeliatkan roda semangat terkait dengan industri fesyen di Indonesia, melalui Jawa Barat dan Bandung," ungkap ibu 3 anak itu.
Bersyukur di awal 2021, menurut perempuan nomor satu di Jabar ini, ekonomi kreatifnya termasuk industri fesyen sudah mulai menggeliat, meskipun pendapatan Jabar masih minus 4 persen. Tapi tidak sebanding dengan penurunan pada 2020 yang jauh lebih besar.
"(Ekonomi) Jabar sebelumnya tumbuh 5 persen di 2019. Sedangkan di tahun 2020 sampai minus 5,9 pertumbuhan ekonominya, meskipun sekarang (2021) beranjak walaupun masih minus," jelas Atalia.
Selain Bandung, adapun usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Jabar yang paling terdampak ekonomi berada di wilayah Tasikmalaya, Ciamis dan seterusnya.
Baca Juga: Ghea Youbi Joget Menggemaskan saat Doakan Gian Zola Cepat Sembuh
Berita Terkait
-
Bojan Hodak Berpotensi Cabut dari Persib Jika Hal Ini Tak Tercapai
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Jadwal Pekan 27 BRI Super League, Persib dan Persija Ketemu Lawan Berat, Borneo FC Menang Mudah?
-
Peringatan untuk Bojan Hodak! Bali United Serius Jegal Persib Bandung
-
Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
Terkini
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan
-
6 Parfum Wanita Aroma Bunga dari Brand Lokal, Bikin Aura Elegan dan Berkelas
-
5 Cushion High Coverage yang Menutup Flek Hitam dan Bekas Jerawat
-
Dari Lokal ke Global, Diplomasi Biji Kopi Indonesia yang Kini Merambah Pasar Taiwan
-
Ingin Pindah ke New Zealand? Bocoran Aturan Skilled Migrant 2026 dari Konten Kreator Andy Saputra
-
Link Daftar Lowongan Kerja SPPI Koperasi Merah Putih: Ada 10.000 Kuota!
-
5 Parfum Scarlett untuk Pria dengan Aroma Mewah dan Menyegarkan
-
4 Parfum Lokal Murah Mirip Gucci Bloom, Aroma Floral Elegan dan Terasa Mewah
-
Bye-Bye Rambut Singa! Inovasi Alat Styling yang Bikin Rambut Halus Seketika