Suara.com - Meski makanan pedas memberi sensasi lidah terbakar, nyatanya banyak orang menyukai makanan pedas. Namun, tak sedikit juga yang tak tahan dengan rasa pedas. Nah, untuk Anda yang termasuk kelompok kedua, tahukah cara cepat mengatasi kepedasan?
Banyak orang memilih minum air banyak-banyak untuk menghilangkan rasa pedas. Padahal, itu bukan cara yang efektif untuk dilakukan. Melansir dari Medical Daily, ini 5 cara cepat yang dapat membantu mengatasi kepedasan.
1. Minum segelas susu
Alih-alih minum air putih, susu dipercaya dapat meredam rasa terbakar di mulut. Menurut American Chemical Society, kasein, sejenis protein dalam susu dapat membantu memutus ikatan bentuk capsaicin pada reseptor saraf sehingga membantu meredakan rasa pedas.
2. Alkohol
Alkohol dapat membantu meringankan rasa pedas untuk sementara. MythBusters, sebuah acara televisi di Discovery Channel, memeriksa apakah alkohol dapat meredakan efek makanan pedas di mulut. Mereka menemukan beberapa tegukan bir dapat meredakan sensasi lidah terbakar karena minyak dan air tidak bercampur, dan hal ini dapat menyebarkan capsaicin yang berminyak alih-alih mengurangi efeknya sepenuhnya.
3. Satu sendok teh gula
Gula sebenarnya dapat membantu menetralkan panas dari hidangan pedas. Panas pada cabai dapat dikategorikan berdasarkan pada jumlah gula yang dibutuhkan untuk menetralkan efek panas yang dihasilkannya, demikian mengutip IndiaCurry.com.
Makanan manis dipercaya dapat menetralkan rasa panas dari makanan pedas, misalnya gula pasir dan madu. Hal ini karena gula menyerap minyak pedas sehingga memberikan rasa yang berbeda.
4. Cokelat
Sebatang cokelat dapat berguna untuk mengurangi sensasi terbakar dan pedas di mulut. Hal ini karena kandungan lemak yang tinggi pada cokelat membantu mengeluarkan capsaicin di mulut. Capsaicin di mulut akan larut dalam lemak yang ada pada cokelat.
Selain itu, cokelat susu lebih ampuh untuk menghilangkan rasa pedas dibanding cokelat hitam. Hal ini karena menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat, cokelat susu memiliki kandungan lemak dan kasein yang lebih tinggi sehingga mampu membantu meredakan rasa pedas.
5. Sepotong roti
Mengunyah sepotong roti dapat berguna untuk meredakan rasa terbakar di mulut. Hal ini karena roti dapat menyerap capsaicin berminya di mulut. Selain roti, nasi juga sebenarnya dapat membantu meski menyerap lebih sedikit. Oleh karena itu, saat memakan makanan pedas, siapkan roti untuk membantu meredakan rasa pedas yang tak tertahankan. (Fajar Ramadhan)
Baca Juga: Alami Anosmia akibat Covid-19, Wanita Ini Coba Konsumsi Makanan Pedas
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
Terkini
-
Urutan Skincare Pagi Viva agar Bebas Noda Hitam, Bikin Kulit Cerah dan Kenyal
-
Fenomena Popcorn Brain, Efek Samping Doomscrolling yang Membahayakan Otak
-
Cara Membangun Kedekatan Emosional Anak Lewat Kebiasaan Sederhana di Rumah
-
Exfoliating Toner vs Cleanser: Mana yang Lebih Ampuh Bikin Wajah Glowing?
-
7 Rekomendasi Sepatu Bata Stylish untuk Harian, Nyaman dan Ramah di Kantong
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Segar Sehabis Mandi
-
5 Parfum Lokal Unisex yang Tahan Lama dan Aromanya Netral
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan
-
Apa Itu Exfoliating Cleanser? Ini 5 Rekomendasi Produknya yang Aman untuk Pemula
-
Mengupas Asal-usul April Mop, Kenapa Identik dengan Prank dan Kebohongan?