Suara.com - Hampir semua kegiatan dilakukan di rumah selama pandemi Covid-19 untuk mencegah penularan virus corona. Baik dari sekolah, hingga bekerja kini juga dilakukan di rumah.
Namun dari berbagai kelompok usia, generasi milenial disebut merasa sulit untuk bekerja dari jarak jauh. Seiring pandemi berlanjut, banyak perusahaan dan bisnis masih menerapkan model kerja-dari-rumah.
Dengan meningkatnya ketergantungan pada teknologi, kaum milenial menghadapi masalah kesehatan rutin dan kurangnya fokus dalam bekerja. Mari kita cari tahu apa saja pengamatannya.
Hanya 60 persen milenial yang merasa produktif selama WFH
Dilansir melalui Times of India, generasi milenial menghadapi masa sulit dengan bekerja dari rumah. Mereka merasa kurang terhubung dengan tim dan atasan mereka dan menghadapi kesulitan dalam mencoba berkomunikasi secara tepat dengan kolega mereka.
Koneksi virtual mungkin terbukti efisien dalam situasi tertentu, tetapi sama sekali tidak efektif untuk milenial, terutama ketika berinteraksi dengan tim mereka dengan mudah.
Meningkatnya perasaan cemas
Telah dilaporkan bahwa kaum milenial merasa jauh lebih cemas dan lelah ketika harus bekerja dari rumah. Kurangnya komunikasi menimbulkan kecemasan, keraguan diri, tanda-tanda depresi dan masalah harga diri.
Sebagian besar dari mereka sangat meragukan kemampuannya sebagai individu pekerja karena seringkali mereka tidak mendapatkan status laporan pekerjaannya.
Baca Juga: Waspada Nyeri Leher dan Bahu Saat WFH, Ini Cara Atasinya
Ketidaktersediaan manajer tim pada saat-saat genting
Dapat dimengerti bahwa manajer tim dan atasan tidak dapat berada di sekitar setiap saat untuk menjaga kesejahteraan karyawannya karena tekanan dan permintaan akan pekerjaan lebih tinggi dibandingkan dengan pekerjaan kantor secara fisik.
Namun, kaum milenial menghadapi beban paling berat karena mereka tidak memiliki sosok penuntun yang dapat membantu mereka ketika keadaan menjadi sulit di pihak mereka. Mereka tidak dapat berkomunikasi secara bebas dengan manajer mereka.
Domain kerja tidak cukup baik
Generasi milenial memiliki masalah yang lebih besar saat bekerja dari rumah, karena bagi sebagian orang, tinggal di rumah sepanjang waktu bersama keluarga dapat menjadi ancaman serius bagi privasi mereka yang sangat dibutuhkan.
Selain itu, mereka mungkin berdesakan di ruangan kecil yang bekerja sepanjang hari untuk memenuhi tuntutan produktivitas yang lebih tinggi di tempat kerja. Studi di seluruh dunia menunjukkan bahwa kaum milenial menghadapi masalah paling besar dalam beradaptasi dengan lingkungan terpencil mereka, dengan orang tua dan keluarga menghalangi kemandirian dan kebebasan mereka. Sederhananya, 'rumah mereka membuat mereka gila.'
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- 5 Rekomendasi Body Lotion Terbaik Mencerahkan Kulit di Indomaret
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Yaqut Diperiksa KPK Pekan Ini Usai Praperadilannya Ditolak, Langsung Ditahan?
-
Dua Kali Blunder Kiper Tottenham Antonin Kinsky Bikin Igo Tudor Kehabisan Kata-kata
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
Terkini
-
Bukan Sekadar Penunjuk Waktu: Mengapa Jam Tangan Adalah Simbol Identitas Diri
-
Prompt AI untuk Menyusun Menu Sahur Sehat Berdasarkan Bahan di Kulkas, Ikuti Tips Berikut
-
Cara Baru Menikmati Deretan Supercar Eksotis di Jantung Kota Batam
-
Pasar Pengalaman Wisata Diproyeksi Tembus 342 Miliar Dolar, Atraksi Jadi Daya Tarik Baru Traveler
-
5 Sheet Mask untuk Mencerahkan Wajah Secara Instan Jelang Lebaran 2026
-
Berbagi Takjil Sambil Mengajak Generasi Muda Melek Lingkungan Lewat Kreasi Sampah
-
3 Parfum Wanita Aroma Sandalwood di Alfamart Mulai Rp29.500
-
30 Prompt AI untuk Desain Kartu Ucapan Lebaran Gratis dengan Berbagai Tema Menarik
-
Jejak Pendidikan Mentereng Quraish Shihab, Ceramahi Prabowo Soal Pemimpin Jujur dan Durhaka
-
Fidyah Puasa Ramadan Dibayar Kapan? Ketahui Panduan Lengkapnya