Suara.com - Tak jarang si kecil terbangun di tengah malam minta susu. Hal ini tentu saja bisa mengganggu waktu tidur ibu. Bahkan, bukan tak mungkin membuat para ibu ini harus begadang.
Nah, untuk menghindari si kecil terbangun di tengah malam karena minta susu, dokter spesialis anak dr. Kanya Ayu Paranastri, Sp.A memberikan cara mudah mengatur pola tidur si kecil. Dengan cara ini, Anda tidak perlu bangun berkali-kali di malam hari.
"Jadwalkan sebelum tidur membaca buku, mendengarkan iringan musik, matikan gadget, dan tidurkan bayi," ujar dr. Kanaya dalam acara Webinar Wings Care, Selasa (16/3/2021).
Kegiatan ini harus diterapkan terus-menerus sehingga menjadi satu kebiasaan, sehingga si kecil memperoleh deep sleep atau 'tidur nyenyak' yang merangsang hormon pertumbuhan dan regenerasi.
Mulailah kegiatan pengantar tidur ini pada pukul 8 malam. Sehingga harapannya pukul setengah 9 malam anak sudah mulai tertidur.
"Jam 8 malam kita nenenin persiapan dia bobo, harapan kita jam 11 malam sampai jam 2 atau jam 3 pagi, itu anak tidak terganggu sama sekali, sampai tercapainya deep sleep," jelas Dr. Kanaya.
Untuk mencegah agar anak tidak terbangun dan orangtua pun menjadi tidak terlalu lelah, Anda bisa menyusui atau berikan ASI di pukul 10 malam, sebagai bekal di jam-jam berikutnya.
"Untuk mencegah agar anak tidak terbangun jam 11 ke atas, jam 10 disusuin sebagai bekal di jam berikutnya. Harapannya, jam 2 pagi dia tidak kebangun untuk minta nenen. Jadi dia punya bekal selama 4 sampai 5 jam," papar dr. Kanaya.
Baca Juga: Dijadikan Hiasan, Bapak Ini Tidurkan Bayi di Tempat Tak Terduga
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi