Suara.com - Kiblat desain interior yang masih condong kepada desain modern dan minimalis menghadirkan sebuah gaya desain interior baru yang sedang diminati saat ini. Japandi atau Japanese-Scandinavian merupakan desain interior yang mengedepankan esensialisme, fungsionalitas, dan kesederhanaan.
Japandi sendiri merupakan hasil persilangan antara dua filosofi kehidupan masyarakat Jepang dan Skandinavia. Wabi-sabi yang berasal dari Jepang berarti munculnya keindahan dalam ketidaksempurnaan dan kesederhanaan.
Sementara, lagom yang berasal dari Skandinavia percaya dengan keseimbangan dalam hidup yang serba cukup. Keduanya diturunkan ke dalam bahasa desain yang menampilkan estetika yang sederhana, tegas, natural, dan hangat.
Dekoruma punya beragam portfolio rumah berdesain Japandi, termasuk yang satu ini. Berlokasi di Cilandak, Jakarta Selatan, rumah ini mengusung desain Japandi yang simpel dan harmonis.
Simak penjabarannya di bawah ini untuk mengetahui detail-detail khas Japandi yang bisa Anda jadikan referensi untuk desain interior rumah.
Menghadirkan Keselarasan Desain yang Harmonis Antara Putih dan Kayu
Dalam mendesain rumah ini, sang desainer interior menjadikan warna putih dan material kayu sebagai elemen desain utama pada keseluruhan rumah. Hal ini karena putih merupakan warna utama dalam desain Japandi untuk menampilkan kesan bersih, terang, dan lapang pada hunian.
Kemudian, secara strategis, penggunaan kayu muda yang dipadukan dengan warna putih merupakan detail yang tidak pernah absen dari Japandi. Corak kayu menambahkan suasana yang lebih alami, nyaman, dan berperan sebagai kontras yang hangat dan elegan terhadap putih.
Sentuhan Biru Muda Sebagai Aksen yang Lebih Urban
Baca Juga: Gaya Desain Interior New Normal untuk Penghuni Apartemen di Masa Pandemi
Meski didominasi oleh warna putih, netral, dan earthy dalam palet warnanya, bukan berarti Anda tidak bisa memberikan sentuhan warna cerah dalam interior Japandi. Dari keseluruhan warna, warna terang seperti pastel menjadi aksen yang menyempurnakan keseluruhan desain Japandi.
Penggunaan warna-warna pastel seperti biru muda pada empat buah kursi meja makan pada foto merupakan realisasi dari konsep Japandi Urban, pengembangan dari desain Japandi konvensional. Menggunakan warna terang yang lembut dan cantik merupakan salah satu karakteristik utamanya.
Pencahayaan Warna Kuning Tingkatkan Suasana Hangat di Dalam Rumah
Menjadikan lampu gantung sebagai ornamen desain penambah estetika utama di area dapur dan ruang makan, pencahayaan yang digunakan dalam rumah ini adalah warna kuning. Lampu bercahaya kuning biasanya sengaja dipilih untuk menciptakan nuansa yang lebih hangat dan nyaman di mata.
Ini tentunya mendukung karakteristik desain interior Japandi yang ingin penghuni rumah selalu merasa betah sepanjang hari di rumah. Lebih lanjut, lampu gantung dengan bohlam bulat terekspos dan rangka emas dipilih untuk meningkatkan unsur estetika yang menarik.
Penggunaan Furnitur yang Esensial, Efektif, dan Tepat Guna
Berita Terkait
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Seragam Sekolah yang Layak Masih Jadi Mimpi Sebagian Anak Indonesia
-
Indonesia Gabung WAICO, Pemerintah Tegaskan AI Bukan Ajang Pilih Kubu China-AS
-
3 Sunscreen Jepang agar Kulit Tampak Awet Muda, Lengkap Review Pembeli
-
Perjalanan Irwansyah Damanik, dari Pedagang Pasar Malam ke Bintang Warintil
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Tumpuk Sampah Sembarangan di Jakarta Bisa Berujung Denda Rp 500 Ribu
-
Meski Amplop Dikembalikan, KPK Bisa Jerat Raja Juli dengan Pasal Suap dan Gratifikasi
-
Anak Kecanduan Gawai Picu Gagal Ginjal dan Diabetes, Dedi Mulyadi Beri Peringatan Keras
-
Sopir Truk Wing Box Jadi Tersangka Kecelakaan Maut Pantura yang Tewaskan 12 Pengantar Pengantin
-
Lebak Darurat Air Bersih, Kemarau Panjang Landa 90 Desa di 23 Kecamatan