Suara.com - Aksi seorang pria yang membuat konten live streaming sambil tidur sempat menjadi pembicaraan beberapa waktu silam. Pria tersebut bahkan dibayar hingga Rp200 juta karena siaran langsung sambil tidur.
Tak jauh berbeda, kali ini seorang pria asal Los Angeles sudah menghabiskan 100 hari terkunci di dalam sebuah ruangan tertutup. Ia pun mendokumentasikan aktivitasnya lewat live streaming.
Melansir Oddity Central, pria 34 tahun bernama Tim C Inzana tersebut sudah mengunci diri di sebuah kamar sejak awal tahun. Ia juga tidak berminat keluar.
Tim, yang mengaku sebagai seniman, berharap dirinya bisa menghabiskan paling tidak setahun penuh mengisolasi diri. Hasil live streaming tersebut kemudian akan ia jual sebagai sebuah karya.
Meski begitu, terbaru Tim mengungkap bahwa ia rela mencoba bertahan 5 tahun terkunci di dalam ruangan. Namun, pria ini meminta bayaran tidak murah.
Jika Tim bisa bertahan hingga 5 tahun di dalam ruangan tersebut, pria ini minta dibayar hingga USD 5 juta atau Rp72,7 miliar.
Di sisi lain, ia juga rela mencoba hidup terisolasi selama 10 tahun andaikata ada yang membayarnya USD 10 juta atau Rp145,5 miliar.
"Karya seninya adalah diriku yang membuat karya, ini seperti melihat ruang kosong berubah menjadi ruang penuh warna," ujar Tim.
"Aku tidak tahu pasti apa yang kulakukan, sejujurnya. Ada bagian dari diriku yang hanya mengikuti insting dan ingin membuat dunia sebagai tempat lebih baik," tambahnya.
Baca Juga: Kisah Pria Maraton Nikah 4 Kali dan Cerai 3 Kali, Ternyata Ini Alasannya
Meski terisolasi, Tim punya banyak cara menghabiskan waktu. Saat siang hari, ia akan melakukan sesi tanya jawab dengan penonton live streaming di Twitch.
Tim juga menghibur diri dengan cara melakukan pesta seorang diri di kamar. Ia pun tetap makan, melakukan meditasi, hingga membuat karya seni lainnya.
Tidak hanya itu, penonton Tim juga bisa melihatnya tidur. Sejauh ini, live streaming Tim memang masih bisa diakses secara gratis.
Pria ini juga mengklaim bahwa ia sudah berbulan-bulan menyiapkan kebutuhan sebelum isolasi. Tim juga telah berkonsultasi dengan teman, keluarga, hingga tunangannya yang membantu menyuplai kebutuhan sehari-hari.
Saat ini, Tim sendiri masih mencari orang yang mau membayarnya USD 5 juta untuk mengunci diri selama 5 tahun di dalam ruangan.
Namun, jika ia tidak kunjung menemukan orang yang mau membayarnya, Tim memiliki syarat lain. Ia menyebut bahwa live streaming selama 5 tahun akan tetap dilakukan selama ia punya jumlah pengikutnya di Twitch mencapai angka 7 ribu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak Kota Ketakutan Sampah Meluap, Mengapa Kota Tangerang Justru Optimis TPA-nya Aman?
- Apa Perbedaan Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki? Ini 6 Rekomendasi Terbaiknya
- 3 Mobil Bekas Daihatsu untuk Lansia yang Murah, Aman dan Mudah Dikendalikan
- 7 Promo Sepatu Reebok di Sports Station: Turun Sampai 70% Mulai Rp200 Ribuan
- 7 Lem Sepatu Kuat dan Tahan Air di Indomaret Murah, Cocok untuk Semua Jenis Bahan
Pilihan
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
-
4 HP RAM 12 GB Paling Murah Januari 2026, Pilihan Terbaik untuk Gaming dan Multitasking
-
Eksplorasi Museum Wayang Jakarta: Perpaduan Sejarah Klasik dan Teknologi Hologram
-
4 Rekomendasi HP Murah RAM 8 GB Baterai Jumbo, Aman untuk Gaming dan Multitasking
-
4 HP Murah Layar AMOLED RAM 8 GB Terbaik, Visual Mewah Lancar Multitasking
Terkini
-
7 Rekomendasi Film Pemenang Critics Choice Awards 2026 yang Wajib Ditonton
-
7 Parfum Lokal Selevel Parfum Branded, Aroma Mewah Harga Lebih Murah
-
6 Rangkaian Garnier Bright Complete untuk Kulit Kusam Wanita Usia 30-40 Tahun
-
6 Rekomendasi Bedak Tabur Wardah untuk Semua Jenis Kulit, Mulai Rp20 RIbuan
-
Usia 60 Tahun Cocoknya Pakai Bedak Apa? Intip 7 Rekomendasi untuk Tutupi Kerutan
-
16 Januari Libur Apa? Siap-Siap Sambut Long Weekend Pertama di Tahun 2026
-
5 Rekomendasi Bedak Make Over untuk Usia 40-an, Bantu Samarkan Tanda Penuaan
-
5 Rekomendasi Toko Baju Gamis Lebaran di Shopee yang Petite Friendly, Cocok Buat Wanita Pendek
-
Apa Perbedaan Mandi Wajib dan Mandi Junub? Ini Tata Caranya
-
Bukan Kekayaan, Ini 6 Hal yang Membuat Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia