Lifestyle / Food & Travel
Rabu, 05 Mei 2021 | 20:25 WIB
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno. (Dok: Kemenparekraf)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menegaskan setiap tempat wisata juga sentra ekonomi kreatif harus selalu menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah paparan Covid-19. Bagi yang melanggar, akan langsung diberikan sanksi berupa harus langsung ditutup.

"Jadi kita tidak ada toleransi, karena kita betul-betul ingin menekan penularan Covid-19," kata Sandi dalam webinar 'Hari Raya Datang, Prokes Harus Tetap Kencang', Rabu (5/5/2021).

Sandi mengingatkan, jangan sampai nantinya muncul klaster baru akibat kerumunan yang terjadi saat perayaan lebaran. Menurut Sandi, kondisi itu menjadikan Indonesia berpotensi meningkatnya kasus covid-19.

"Kita sama-sama melihat apa yang terjadi di India dan itu juga dimulai dari suatu aktivitas yang sampai akhirnya kita sekarang sangat prihatin dengan keadaan di sana," ucapnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno.

Sandi menekankan pentingnya mencegah paparan virus corona. Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengatakan bahwa industri wisata dan ekonomi kreatif tidak akan pulih jika angka kasus Covid-19 secara nasional tidak membaik. 
 
Salah satu upaya untuk terus mengampanyekan protokol kesehatan kepada masyarakat, lanjut Sandi, adalah melalui para influencer termasuk dokter Reisa Broto Asmoro.

 "Dari awal-awal saya sudah rangkul Dokter Reisa dan semua yang menjadi ujung tombak untuk sama-sama kita akan kembali gerakan 3M. Kita perluas 3T dan kita dukung program vaksinasi di sektor yang memiliki potensi risiko tinggi. Jadi itu yang kita harapkan bisa terjadi," pungkasnya.

Load More