News / Nasional
Rabu, 05 Mei 2021 | 16:27 WIB
Penampakan ruang pemisah antara blok B dan F1 Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang rawan terjadi pelanggaran prokes Covid-19. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Ruang pemisah antara blok B dan F1 di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat rawan terjadi pelanggaran protokol kesehatan Covid-19. 

Berdasarkan pantauan Suara.com, pada Rabu (5/5/2021), sekitar pukul 15.00 WIB di lokasi semi outdoor ini ramai dipadati pembeli dan pedagang. 

Terlihat banyak sekali pelanggaran protokol kesehatan yang terjadi. Pedagang dan pembeli terlihat mengabaikan penerapan jaga jarak. 

Kerumunan sesekali terjadi di depan lapak pedagang. Pembeli terlihat sibuk memilih barang belanjaan, hingga mengabaikan jarak aman. 

Selain itu, tampak juga pedagang dan pembeli tidak menggunakan masker dengan baik, seperti  menggunakannya di dagu atau atau hanya memakainya sampai mulut saja. Bahkan banyak juga dari mereka yang tidak menggunakan masker. 

Penampakan ruang pemisah antara blok B dan F1 Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat yang rawan terjadi pelanggaran prokes Covid-19. (Suara.com/Yaumal)

Kondisi ini pun diperparah dengan tidak adanya petugas yang berjaga. Tidak ada peringatan atau peneguran bagi pedagang dan pembeli yang melanggar protokol kesehatan. 

Sementara itu di Blok B lantai LG pasar Tanah Abang,  penerapan protokol kesehatan juga belum maksimal. Pelanggaran seperti kerumunan pengunjung dan penggunaan masker yang tidak tepat masih kerap terjadi. Namun kondisi ini masih jauh lebih teratur jika dibandingkan dengan lokasi ruang pemisah gedung  blok B dengan blok F1.

Di Gedung Blok B, sebelum masuk para pengunjung diperiksa suhu tubuhnya. Para petugas juga terlihat sering menegur pengunjung yang mengabaikan protokol kesehatan. 

Seperti diketahui, pengamanan pengunjung di Pasar Tanah Abang diperketat. Menyusul terjadi peningkatan massa yang berbelanja jelang perayaan Idul Fitri 2021. Pada Minggu (2/4/) pengunjung Pasar Tanah Abang diprediksi mencapai 100 ribu orang. Akibatnya di Stasiun Tanah Abang terjadi penumpukan massa yang habis berbelanja. 

Baca Juga: Prediksi Pedagang Pasar Tanah Abang Akhir Pekan Ini; Besok Ramai Lagi Nih

Agar kejadian itu tidak terulang, Pemerintah DKI Jakarta memberlakukan sistem buka tutup di Stasiun Tanah Abang. Kereta tidak akan menaikkan atau menurunkan penumpang pada pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB. Aturan ini berlaku hingga 12 Mei mendatang. 

Load More