Suara.com - Meski mudik dilarang, kegiatan berwisata saat libur lebaran tetap diperbolehkan oleh pemerintah. Hanya saja, yang dianjurkan memilih tempat wisata lokal yang dekat dari tempat tinggal.
Bukan tanpa sebab, selama liburan masyarakat juga harus tetap taat menjalankan protokol kesehatan untuk meminimalisasi risiko terpapar Covid-19. Dokter sekaligus pelaku perjalanan wisata dr. Ratih Citra Sari merekomendasikan sebaiknya pilih lokasi wisata outdoor atau bernuansa alam terbuka karena risiko terpapar virus lebih rendah.
"Kita ada klasifikasi risiko dari suatu lingkungan. Jadi misalnya di dalam ruangan risikonya lebih tinggi daripada di luar ruangan. Tentunya memilih tempat wisata yang di luar ruang. Selain itu, tempat wisata di luar ruangan juga tentu lebih sehat karena udaranya bersih, apalagi kalau kita lakukan di pagi hari, masih bisa dapatkan sinar matahari," kata dr. Ratih dalam webinar daring, Rabu (5/5/2021).
Pantai bisa menjadi salah satu pilihan sebagai lokasi wisata, lanjutnya. Terlebih kondisi angin di pantai yang relatif kencang, membuat risiko terpaparnya Covid-19 lebih rendah lagi.
"Atau kalau memang suka wisata ke gunung, kemping, itu juga bisa jadi salah satu alternatif untuk wisata dengan risiko rendah," imbuhnya.
Setelah memastikan lokasi wisata yang sesuai, dr. Ratih mengingatkan untuk tidak kendor menjalankan protokol kesehatan, terutama dalam menghindari kerumunan dan tetap memakai masker selama berwisata. Sebab bagaimana pun juga, sumber penularan Covid-19 terjadi melalui saluran pernapasan.
Selain itu, waktu berkunjung sebaiknya memilih waktu yang kira-kira tidak terjadi kerumunan dalam satu waktu di lokasi yang sama. Dokter Ratih menyarankan, jika lokasi wisata menyediakan pendaftaran secara daring, sebaiknya memanfaatkan fitur tersebut.
"Kalau bisa pergi dengan keluarga yang tinggal serumah. Karena kalau pergi dengan yang tidak tinggal serumah itu akan beda lagi. Kita tidak tahu kontak keluarga yang tidak serumah, kontaknya dengan siapa saja. Jadi lebih baik kita melakukan kegiatan dengan keluarga yang memang tinggal serumah," pungkasnya.
Baca Juga: Ridwan Kamil: Atur Wisata Lebih Mudah, Kalau Mudik Itu Susah
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Ayam Goreng Kian Beragam, Ini Tren Rasa yang Bertahan Lebih dari Satu Dekade
-
Tren Baru Cat Parents Biar Anabul Panjang Umur
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Air Bersih Belum Tentu Aman? Mengapa Keluarga Modern Kini Lebih Selektif Memilih Air Minum
-
Healing Maksimal di Negeri Naga Guntur: 5 Pengalaman Wellness di Bhutan yang Wajib Dicoba
-
Bagaimana Cara Dapat Kompensasi Pemadaman Listrik PLN?
-
5 Cara Selamatkan ASIP di Freezer saat Listrik Padam Berjam-jam, agar Tak Terbuang Sia-Sia
-
Gaya Bohemian Kembali Jadi Tren, Sandal Kasual Naik Kelas Lewat Kolaborasi Fashion
-
Kenapa Akhir-Akhir Ini Sering Mati Listrik? Ini Jawaban PLN
-
Kenapa PLN Melakukan Pemadaman Listrik? Ini 5 Alasannya