Suara.com - Saat infeksi Covid-19 merebak pada 2020 lalu, banyak negara bergerak cepat membuat aturan lockdown atau kuncian hingga menutup akses penerbangan luar negeri.
Hal tersebut ternyata sempat dirasakan aktor Christian Sugiono ketika tengah melakukan perjalanan ke Berlin, Jerman. Tian, sapaan akrab Christian Sugiono, terjebak selama sebulan di kota tersebut akibat aturan karantina dan pembatasan penerbangan.
Hal tersebut diungkapkan sang istri, Titi Kamal, ketika membuat sesi QnA dikanal YouTube keduanya.
"Orang-orang egak tahu kalau Tian pernah kejebak di Berlin semasa lockdown," ungkap Titi dikutip dari kanal YouTube Titi & Tian, Minggu (30/5/2021).
Menurut Tian, rencana perjalanannya di Berlin sebenarnya tidak sampai satu bulan. Akan tetapi lantaran ia pergi ketika Maret 2020, saat awal infeksi Covid-19 ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), banyak negara langsung menerapkan aturan lockdown.
"Sebenarnya kejebaknya gak sebulan. Perginya dua minggu, pas udah mau pulang ternyata gak bisa karena lockdown. (Itu awal) pandemi," cerita Tian.
Meski terjebak di negara orang tanpa istri dan anak-anaknya, pemain film Catatan Akhir Sekolah itu mengaku tetap menikmati perjalanannya. Pengalaman terjebak di negara orang selama pandemi Covid-19 itu dialami Tian bersama ibunya.
Menurut Tian, ketika itu Jerman termasuk salah satu negara yang bergerak cepat mengeluarkan aturan lockdown. Sehingga, ia lebih dulu merasakan berbagai fasilitas umum kota yang ditutup dan terbatas.
"Di sana apa-apa tutup. Dan yang buka cuma supermarket, apotik, bank, dan segala macem. Itu pertama kali, Indonesia waktu itu belum lockdown. Jadi aku udah ngerain duluan," sambung Tian.
Baca Juga: Nglempong Dilockdown Mikro Akibat Banyak Warga Positif Covid-19, Kalurahan Siapkan Bantuan
Sempat digoda Titi, pengalaman terjebak di negara orang tersebut jadi membuat Tian seolah menjadi lajang kembali lantaran jauh dari istri.
"Kamu jadi ngerasa kaya bujangan lagi dong, kaya belum nikah gitu. Bisa pergi ke mana-mana aja," goda Titi.
Pernyataan tersebut membuat Tian tersipu. Bagi Tian, ia merasa sedang bernostalgia seperti saat masih sekolah seorang diri. Tian juga menceritakan beberapa kota yang sempat dikunjunginya selama di Jerman.
"Iya kaya waktu sekolah lagi gitu. Ke mana aja terserah. (Pergi) ke Budapes nyetir mobil. Ke praha. Pokoknya pergi ke tempat yg Titi enggak mau dateng," ucapnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
-
51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang
-
Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza
-
Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus
-
Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia
-
Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum
-
Tak Cukup Blokir Situs, Kemkomdigi Gandeng OJK dan Bank Putus Rantai Judi Online
-
Komisaris PTPP Aisyah Zakiyyah Dituding Keponakannya, Menteri PU: Buktikan, Kalau Benar Hadiah Umrah
-
Putra Surakarta Siap Berlaga di Piala Soeratin Jateng, Turunkan Tim di Tiga Kelompok Usia