Suara.com - Di tengah pandemi saat ini, kebanyakan masyarakat masih mejalankan semua aktivitasnya di rumah saja, seperti bekerja dan sekolah. Namun, banyaknya aktivitas yang dilakukan di rumah ini berdampak pada membengkaknya pengeluaran rumah tangga, khususnya untuk biaya listrik. Terlebih, semua anggota keluarga melakukan banyak aktivitas yang menggunakan gadget, sehingga membuat konsumsi listrik menjadi meningkat.
Nah, untuk mengatasi hal tersebut, penggunaan pembangkit listrik tenaga listrik (PLTS) alias panel surya bisa menjadi solusi bagi masyarakat untuk bisa menghemat biaya listrik hingga 30 persen.
"Kalau penghematan bisa hingga 30 persen tergantung pemakaiannya. Karena PLTS hanya cover kebutuhan listrik pada saat ada matahari, dan jika penggunaan pada saat siang hari cukup tinggi, maka penghematan akan semakin besar," ujar Head Of Marketing SUN Energy, Anggita Pradipta.
"Jadi dari seluruh kebutuhan listrik sebesar 100 persen di rumah, dengan adanya PLTS atap yang terpasang, maka pemakaian pada siang hari yang dicover PLTS kira-kira memberikan penghematan hingga 30 persen," lanjutnya.
Mengutip siaran pers yang diterima Suara.com, pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral terus mengajak masyarakat Indoensia untuk mau memasang PLTS atap demi mengejar bauran energi nasional sebesar 23 persen pada tahun 2025 mendatang.
Namun, tidak sedikit yang bimbang khususnya terkait besarnya biaya yang harus dikeluarkan untuk memasang tenaga surya di atap rumah.
Anggita menjelaskan, untuk panel surya, ada beberapa tipe, yakni 1 kWp, 2 kWp, 4 kWp dan juga 6 kWp. Harganya mulai dari Rp 19.930.825 yang bisa dicicil mulai Rp 810 ribu per bulan.
Panel surya atap rumah yang berkapasitas 1 kWp bisa menghasilkan listrik selama sekitar 8 jam dari mulai jam 08.00 pagi sampai 16.00 sore. Apalagi dengan energi sinar matahari di kota seperti Jakarta dan Surabaya, total energi yang dihasilkan bisa sekitar 3,5 kWh per hari atau perbulannya sekitar 100 kWh.
Chrisnawan Anditya, Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga mengatakan bahwa sampai dengan Maret 2021, jumlah pelanggan yang telah memasang PLTS Atap mencapai 3.472 pelanggan dan telah terpasang kapasitas sebesar 26.51 mw (megawatt).
Baca Juga: Apa Itu Energi Alternatif? Ini Pengertian, Manfaat dan Contohnya
"Salah satu upaya menghasilkan produk global dengan skema Renewable Energy Based Industrial Development (REBID) yaitu mendorong pertumbuhan indujar Chrisnawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Puasa Mutih Boleh Makan Apa Saja? Tradisi Pengantin Jawa yang Dilakukan Syifa Hadju
-
4 Cushion Satin untuk Kulit Kering, Wajah Glowing Seharian
-
Calamine Powder untuk Apa? Ini 5 Rekomendasi Bedak Pereda Gatal dan Radang Kulit
-
Tren Fast Fashion Mulai Ditinggalkan, Denim Jadi Andalan Gaya yang Lebih Timeless
-
Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Hilangkan Komedo? Ini 5 Rekomendasinya
-
Apakah Parfum EDP Lebih Awet dari EDT? Ini 5 Eau de Parfum Lokal Paling Enak Wanginya
-
Contoh Makanan UPF Apa Saja? 5 Jenis Ini Tidak Bagus Buat Gizi Anak
-
Momen Akad El Rumi Jadi Sorotan, Apakah Ijab Kabul Harus Satu Tarikan Napas?
-
Hari Buruh 1 Mei 2026 Libur atau Tidak? Simak Ketentuannya Menurut SKB 3 Menteri
-
3 Jam Tangan Mewah Maia Estianty dan Suami di Pernikahan El Rumi, Jangan Hitung Nol-nya