Suara.com - Nasi goreng menjadi salah satu makanan yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia. Tak heran, jika banyak restoran maupun warung makan yang menjual menu nasi goreng.
Kendati bisa dibuat sendiri di rumah, beberapa restoran atau warung makan biasanya punya ciri khas cita rasa unik tersendiri yang membuat banyak pelanggannya ketagihan.
Berbeda cerita dengan yang dialami oleh wanita berikut ini. Ya, belum lama ini seorang wanita bercerita tentang pengalamannya usai membeli nasi goreng dan membawanya ke rumah.
Merasa tak puas, wanita tersebut lantas membuat video TikTok dan mengungkapkan kekesalannya pada penjual nasi goreng.
"Pedagang zaman sekarang mah ya, masa gue beli nasi goreng, ngaduknya nggak rata masih kayak gini bulet-bulet. Gue minta pedes asin, gurih, masak nggak dikecapin. Nggak ada rasanya, bener-bener nggak pedagang warteg nggak pedagang cilok semuanya pada budeg,"ungkap wanita pada video tersebut.
Padahal jika dilihat sekilas, tidak ada hal janggal dari nasi goreng yang baru saja dibeli oleh wanita itu.
Sontak saja, video wanita protes usai beli nasi goreng tersebut mendadak viral usai diunggah kembali oleh akun Instagram @igtainmenttt.
Banyak dari warganet yang justru kesal dengan review buruk wanita itu. Warganet bahkan menyarankan wanita itu untuk membuat nasi goreng sendiri agar rasanya sesuai dengan seleranya.
"Ngomong nggak enak tapi sisa sedikit, laper ya laper aja mbak,"sebut salah seorang warganet.
Baca Juga: Beredar Video Pasien Ngamuk di IGD, Satpam Sampai Tak Pakai APD saat Menenangkan
"Aku bingung, asin gurih kenapa yang ditagih kecap? Situ waras mbak?"imbuh warganet lain.
"Bersyukur mbak, masih bisa makan. Di luar masih banyak yang pengen makan nasi goreng tapi nggak bisa,"timpal warganet lainnya.
Sampai dengan artikel ini ditulis, momen wanita diskakmat warganet usai protes tentang nasi goreng tersebut telah viral dan ditonton sebanyak 73 ribu kali oleh publik. Bagaimana menurut pendapat kalian?
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD