Suara.com - Seorang lelaki India mengajukan pengaduan ke pihak berwajib terhadap istri dan keluarganya serta seorang mediator pernikahan karena dituduh menipu dirinya untuk menikahi seorang transgender.
Dilansir Oddity Central, lelaki asal Kota Kanpur di negara bagian Uttar Pradesh, India, baru-baru ini mengunjungi kantor polisi setempat untuk mengajukan First Information Report (FIR) terhadap istrinya.
Hal ini ia lakukan karena selama hampir dua bulan pernikahan, ia baru mengetahui bahwa perempuan yang ia nikahi ternyata seorang transgender.
Dan selama itu juga, pihak mempelai perempuan beserta mediator pernikahan tidak memberi tahukan detail tersebut.
Dia menuduh mertua, juga keluarganya menipunya dengan tidak mengungkapkan jenis kelamin asli istrinya pada saat pernikahan, pada 28 April 2021 lalu.
Lelaki yang tidak disebutkan namanya itu mengklaim bahwa dia baru mengetahui bahwa istrinya adalah transgender setelah membawanya ke seorang ginekolog untuk pemeriksaan.
Dalam pengaduannya, lelaki itu mengklaim bahwa alat kelamin istrinya tidak berkembang sepenuhnya dan dia tidak dapat melakukan hubungan intim dengannya.
Bingung setelah mendapatkan hasil medis dari ginekolog, pria itu segera mengunjungi kantor polisi untuk mengejar orang-orang yang dia yakini bertanggung jawab untuk menipunya
“Seorang penduduk Shastri Nagar menikahi seorang perempuan dari daerah Panki di distrik tersebut,” kata Inspektur Polisi Kunj Bihari Mishra kepada India.com.
Baca Juga: Ramai Iklan Berburu Jodoh: Cari Pria Tajir, Tampan, dan Tidak Suka Kentut
"Setelah menikah, pengantin perempuan merasa tidak nyaman dalam menjalin hubungan dengan pengantin lelaki dan mengatakan kepadanya bahwa dia memiliki masalah kesehatan. Hari-hari berlalu, lelaki itu mulai curiga ada yang tidak beres. Dia akhirnya membawa istrinya ke dokter kandungan untuk pemeriksaan yang memastikan bahwa dia adalah seorang transgender," ujar polisi.
"FIR terhadap delapan orang, termasuk menantu laki-laki, telah diajukan di bawah bagian IPC yang relevan, dan penyelidikan sedang berlangsung. Tindakan nantinya akan diambil berdasarkan penyelidikan," tambahnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
Terkini
-
Teh Novi Curhat Alami Rambut Rontok Parah Pasca Operasi Bariatrik, Ini Sebabnya!
-
4 Cara Menyimpan Sisa Opor dan Rendang agar Tidak Basi Sampai Besok
-
Dari Merak hingga Ketapang, Mudik Kini Didukung Fasilitas Perjalanan yang Lebih Praktis
-
Minum Nutrive Benecol saat Kolesterol Naik Usai Lebaran, Pahami Dosis yang Tepat dan Efek Sampingnya
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kerja di Mana Saat Lebaran, Anti Tertekan!
-
10 Jawaban Cerdas Pertanyaan Kapan Lulus Saat Lebaran, Santai Tanpa Canggung
-
7 Film Terbaru Cocok Ditonton Saat Libur Lebaran 2026, dari Horor hingga Drama Keluarga
-
7 Trik Kelola THR Anak agar Tidak Habis Setelah Lebaran 2026
-
5 Pantai Hidden Gems Jogja Dijamin Anti Macet Buat Lebaran 2026, Tiket Mulai Rp3 Ribuan Saja
-
Bank Libur Berapa Hari Selama Lebaran? Ini Jadwal Operasional BRI, BNI, BCA hingga Mandiri