Suara.com - Kali ini Suara.com akan membahas tentang asam jawa, meliputi apa itu asam jawa, cara menanam asam jawa, dan manfaat asam jawa.
Sudah menjadi rahasia umum bahwa negara kita tercinta, yakni Indonesia dikenal dengan negara yang memiliki sumber daya berlimpah.
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saking berlimpahnya sumber daya alam di negara kita ini sampai membuat banyak sekali negara maju di luar sana yang menginginkannya.
Salah satu jenis sumber daya alam yang sejak zaman dahulu diperebutkan adalah rempah-rempah, tanaman rempah dipercaya memiliki banyak sekali manfaat dan juga harga jual yang tinggi.
Pada kesempatan ini kami akan membahas manfaat dari salah satu jenis tanaman rempah asli Indonesia, yaitu asam jawa.
Penjelasan Asam Jawa
Dalam istilah ilmiah asam jawa memiliki nama lain tamarindus indica, sesuai dengan namanya tanaman ini memiliki buah dengan rasa asam. Nenek moyang kita sudah menggunakan asam jawa untuk berbagai macam keperluan memasak, seperti sayur asem, pempek bahkan minuman jamu tradisional.
Ciri-ciri dari tanaman ini adalah memiliki daun dengan panjang sekitar 5-13cm, daunnya berbentuk seperti pita yang meruncing. Bentuk buahnya hampir menyerupai kacang polong, umumnya tanaman ini memiliki biji sebanyak 8-10 buah.
Cara Menanam Asam Jawa
Baca Juga: Daftar Bumbu Dapur dan Rempah untuk Bantu Tingkatkan Imunitas Tubuh
Menyadur dari kampustani.com asam jawa dapat panen dalam jangka waktu yang cukup cepat, diperkirakan tanaman asam jawa akan dapat dipanen dalam estimasi waktu 4-5 tahun semenjak ditanam dari biji.
Di bawah adalah cara menanam asam jawa yang dapat anda praktikkan:
- Pilih Benih Bibit Terbaik
Langkah pertama yang dapat anda lakukan adalah memilih bibit terbaik, seperti yang sudah anda ketahui jika anda menginginkan asam jawa dengan hasil yang berkualitas maka anda diharuskan untuk menyortir biji asam jawa. Pilihlah bibi dengan kualitas terbaik. - Menyemai Biji
Langkah kedua adalah dengan menyemai biji, menyemai adalah sebuah proses untuk mengolah benih menjadi bibit, hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memastikan bahwa benih tersebut hidup agar dapat bekembang menjadi bibit. Cara melakukannya adalah dengan cara masukkan media semai tersebut ke dalam wadah persemaian, wadah ini bisa menggunakan pot, polybag dan sebagainya. Kemudian rendam dalam 7-10 hari. - Pemilihan Media Tanam
Salah satu contoh media tanam yang umum digunakan adalah menggunakan polybag, tanah dan sekam padi. Isi polybag dengan tanah kira-kira sebanyak 1/3 dari kapasitas polybag, kemudian tempatkan bibit di tengahnya dengan posisi tegak. Barulah anda dapat menambahkan media tanam hingga penuh, letakkan bibit pada tempat dengan pencayahaan yang cukup dan tunggu selama 20 hari. - Perawatan
Untuk perawatannya anda diharuskan untuk menyiram sebanyak 2 kali sehari, dan jangan lupa untuk memberikan pupuk secara rutin dalam waktu 3 minggu sekali. - Panen
Ada hal yang cukup menarik dalam proses memanen tanaman ini, pasalnya salah satu cara untuk memanen asam jawa anda diharuskan untuk menggoyang-goyangkan pohon ini. Tentunya memerlukan tenaga yang cukup besar kan.
Manfaat Asam Jawa
Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa tanaman asam jawa ini memang sudah dikenal dengan beragam manfaaat, berikut adalah manfaat asam yang perlu anda ketahui:
- Menjaga Kesehatan Saluran Pencernaan
Bagi anda yang sedang mengalami kesulitan dalam buang air besar, tanaman ini menjadi solusi yang cocok. - Menjaga Kesehatan Jantung
Asam jawa juga dikenal memiliki sebuah kandungan yang dipercaya dapat menjaga kesehatan jantung anda. - Obat batuk
Cara mengolah asam jawa sebagai obat batuk adalah dengan merebusnya pada air hangat, hasil air rebusan tersebut dapat anda minum secara rutin untuk mengobati batuk.
Demikian adalah ulasan lengkap tentang asam jawa, termasuk manfaat dan cara menanamnya. Semoga dapat memberikan informasi baru bagi anda.
Kontributor : Dhea Alif Fatikha
Tag
Berita Terkait
-
Pinang Merah: Permata Tropis yang Mengubah Halaman Rumah Jadi Eksotis
-
7 Tanaman Pembawa Hoki di Ruang Tamu Menurut Feng Shui, Bikin Rumah Terasa Lebih Segar dan Estetik
-
Di Balik Wangi Rempah Nusantara: Jejak Panjang Eksploitasi Manusia dan Alam
-
Apa yang Tersembunyi di Dalam Daun? Mengenal 3 Senyawa Ajaib Tanaman Obat
-
Lautan Eceng Gondok Selimuti Permukaan Sungai Citarum
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
6 Tips Feng Shui untuk Menjual Rumah, Cepat Laku dengan Harga Tinggi
-
Awas Tertipu, Begini Cara Membedakan Sunscreen Facetology Asli dan Palsu
-
Bukan Cuma Estetik, Begini Cara Memilih Lantai Rumah yang Awet, Aman, dan Minim Perawatan
-
Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
-
Pompa Air Nyala tapi Air Gak Keluar? Coba 6 Solusi Ini, Jangan Buru-Buru Panggil Teknisi
-
Panduan Memilih Sabun Cuci Muka Emina Sesuai Masalah Kulit: Mana yang Cocok Buatmu?
-
3 Sunscreen Anessa Paling Laris di Shopee, Favorit karena Ringan dan SPF 50
-
Dunia Kerja Berubah karena AI, Bagaimana Orang Tua Bisa Menyiapkan Anak Sejak Sekarang?
-
Cara Memanfaatkan Skincare yang Tidak Cocok di Wajah, Jangan Langsung Dibuang!
-
4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli