Suara.com - Sejumlah produk Usaha Kecil Menengah (UKM) lokal buatan Indonesia sudah merambah luar negeri. Apa yang patut diperhatikan sebelum melakukan ekspor produk?
Vriky Adiputra, Co Founder Arahin.id, PT Navi Arah Vanadium mengatakan ada sejumlah hal yang patut diperhatikan, tapi yang paling utama adalah memilih jasa ekspor dan impor yang terpercaya.
Berikut cara memilih jasa ekspor untuk produk UKM:
1. Penjemputan barang dari alamat pengirim
Penting jasa ekspor untuk menyediakan layanan door to door, dengan layanan ini pelaku UKM dapat meminta pick up atau penjemputan barang ke tempat usaha langsung. Sehingga pelaku UKM bisa lebih hemat waktu dalam melakukan pengiriman.
Fasilitas ini sangat membantu para calon eksportir yang tidak punya banyak waktu menunggu antrian di kantor jasa ekspedisi. Ditambah pastikan jasa harus bisa memberikan informasi yang cukup lengkap sehingga pelaku UKM bisa melakukan tracking barang secara real time melalui website dan customer servicenya.
2. Tanpa minimum kuota
Berbeda dengan pengiriman paket via cargo yang biasanya harus mencapai berat tertentu, jasa ekpor barang harus memberi kemudahan dengan melayani pengiriman barang tanpa minimum kuota.
Melalui tanpa minimum kuota ini, membuat semua tingkatan pelaku UKM bisa mengirim produk ke luar negeri meski hanya selembar kertas atau sehelai baju. Pastikan juga jasa ekpsor mempermudah proses pengiriman, seperti bisa melalui website atau chat langsung customer service.
Baca Juga: Petani di Sumut Harus Siap-Siap, Ini yang Akan Dilakukan Balai Pertanian
3. Biaya terjangkau
Biaya terjangkau ke negara-negara yang menjadi banyak tujuan untuk expor contohnya seperti Singapura, Malaysia, Taiwan dan Hongkong sangat diharapkan pelaku UKM yang masih kecil, misalnya biaya tidak lebih dari Rp 115 ribu per produk.
“Tetapi selain ke negara-negara favorit para exportir tersebut, sebenarnya pengiriman ke negara lain juga cukup murah karena ada jasa ekspor impor yang menawarkan biaya kirim paket yang terjangkau oleh semua kalangan,” tambah Vriky.
4. Barang langsung tiba ke alamat tujuan
Setelah proses transaksi, barang segera diantar ke alamat tujuan apabila sudah tidak ada lagi kendala dari penyamaan berat timbangan dan aktualisasi barang.
Pelaku UKM harus memastikan apa yang dituliskan dalam dokumen sudah sesuai dengan barang sebenarnya, demi memudahkan proses pengecekan oleh pihak berwajib.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Apa Itu Domisili? Pahami Arti Kata dan Perbedaannya dengan Alamat KTP
-
5 Pilihan Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Praktis dan Nyaman Dipakai Sehari-hari
-
5 Rekomendasi Body Mist Wanita Tahan Lama, Wangi Fresh dan Soft Dipakai Seharian
-
Art Jakarta Gardens 2026 Pekan Seni Ruang Terbuka Resmi Dibuka
-
Promo Superindo Hari Ini 8 Mei 2026, Banjir Diskon Mi Instan dan Susu
-
7 Parfum Aroma Powdery yang Lembut Kayak Wangi Bayi, Mulai Rp30 Ribuan
-
Sekolah Baru 3 Tahun Bikin Kejutan, 5 Siswanya Raih Beasiswa Paling Bergengsi di RI
-
Siap-siap Transisi LPG ke CNG! Ini 4 Pilihan Kompor 2 Tungku yang Awet dan Aman
-
Makan Enak Tak Harus Mahal, Kini Menu Favorit McDonald's Hadir Mulai Rp 20 Ribuan
-
Berapa Lama Daging Kurban Tahan di Kulkas? Jangan Asal Simpan agar Tidak Cepat Busuk!