Suara.com - Atlet renang perempuan Ranomi Kromowidjojo tengah menarik perhatian publik. Ranomi Kromowidjojo adalah atlet renang asal Belanda yang ternyata memiliki keturunan Jawa.
Ranomi Kromowidjojo menjadi salah satu perwakilan Belanda dalam Olimpiade Tokyo 2020. Ia menarik perhatian setelah bertanding dalam final gaya bebas 50 meter.
Sebelum ini, Ranomi juga pernah memenangkan tiga medali emas Olimpiade. Prestasinya dalam dunia renang tak lagi diragukan.
Melansir laman resmi ranomi.nl, atlet renang kelahiran 1990 ini sudah mengenal dunia renang sejak masih balita.
Ranomi pertama dibelikan baju renang oleh orangtunya pada Juli 1992. Saat itu, Ranomi langsung memakai baju renang tersebut dan mencoba melompat ke kolam renang.
Tidak hanya itu, kakek dan nenek Ranomi kerap membawanya ke kolam renang di Groningen untuk berlatih renang sejak kecil.
Ranomi sendiri memiliki darah Jawa dari ayahnya, Rudi Kromowidjojo. Sementara, ibunya yang bernama Netty Deemter berasal dari Belanda.
Menyadur laman resmi Olympics, Ranomi ternyata juga memiliki nama panggilan Kromo. Saat ini, Ranomi sendiri sudah menikah dengan pria bernama Ferry Weertman yang juga merupakan atlet renang.
Wanita 30 tahun ini mulai ikut kejuaraan internasional pada tahun 2005 silam. Pada 2006, Ranomi mulai mengikuti Senior European Championships dan memenangkan medali perak.
Baca Juga: Viral! Atlet Israel Rusak Kasur di Kampung Olimpiade Tokyo 2020
Sayangnya, Ranomi sempat mengalami meningitis saat berlatih renang dengan tim nasional Belanda di Canary Islands, Spanyol. Meski begitu, hal ini tidak menyurutkan semangatnya.
Lima bulan setelah menjalani perawatan, Ranomi memenangkan tiga medali emas pada World Championships di Dubai.
Sementara untuk Olimpiade, Ranomi pertama memenangkan medali emas pada relay gaya bebas 400 meter di Olimpiade Beijing 2008. Ia juga menenangkan medali emas untuk renang gaya bebas 50 meter dan 100 meter di Olimpiade London 2012.
Terbaru, Ranomi Kromowidjojo telah merampungkan pertandingan final 50 meter gaya bebas pada Olimpiade Tokyo 2020.
Pada final tersebut, Ranomi Kromowidjojo memperoleh posisi keempat dengan perolehan waktu 24,30 detik. Meski gagal memperoleh medali, atlet renang satu ini mengungkap bahwa dirinya merasa senang dan bersyukur bisa selesai dalam posisi keempat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Siapa Kepala BGN Sekarang? Ini Profil Nanik S Deyang Beserta Gaji dan Tugasnya
-
Masih Sering Dilakukan, Ini 8 Kesalahan Memakai Sunscreen yang Diam-Diam Merusak Kulit
-
Jadi Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Nanik S Deyang versi LHKPN?
-
Parfum Sandalwood Wanginya Seperti Apa? Ini 4 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet
-
Tak Sekadar Penghasil Madu, Mengapa Lebah Apis dorsata Penting bagi Lingkungan dan Ekonomi Warga?
-
Berapa Gaji Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN Baru?
-
Bak Bumi dan Langit, Kekayaan Seskab Teddy vs Dino Patti Djalal Jomplang Banget
-
4 Merk Bedak Tabur yang Aman untuk Bumil, Tetap Glowing Selama Kehamilan Tanpa Was-was
-
Cari Cushion yang Bagus? Ini 5 Pilihan dengan Daya Tahan hingga 24 Jam
-
Dicopot dari Kepala BGN, Berapa Harta Kekayaan Dadan Hindayana?