Suara.com - Karpet di rumah merupakan salah satu benda yang mengumpulkan debu dan kotoran. Itu sebabnya, mencuci karpet secara rutin wajib dilakukan. Karapet yang kotor dan berdebu bisa jadi sumber penyakit, seperti alergi.
Meski jasa mencuci karpet sudah banyak tersedia dan biayanya relatif terjangkau, tidak ada salahnya Anda mulai membersihkan karpet sendiri untuk menghemat uang dan waktu.
Mencuci karpet sendiri juga tidak merepotkan. Dengan perlengkapan dan metode yang tepat, mencuci karpet bisa dilakukan sendiri atau dengan bantuan penghuni rumah.
Dekoruma sudah mengumpulkan tujuh langkah mencuci karpet yang perlu diperhatikan dan diikuti, untuk memastikan karpet di rumah bersih secara maksimal. Ini dia.
1. Buat Karpet Bebas Debu dan Kotoran
Sebelum mulai mencuci karpet, pastikan karpet sudah bersih dari debu dan kotoran. Gunakan penyedot debu untuk membersihkan karpet sebelum terkena air. Membiarkan debu menempel saat mencuci karpet justru akan membuat kotoran menempel dan menggumpal pada karpet.
Selain penyedot debu, Anda juga bisa menggunakan sikat karpet untuk membersihkan karpet secara menyeluruh sebelum dicuci. Jika sudah dirasa bersih, barulah mulai mencuci karpet menggunakan air dan cairan pembersih.
2. Gantung Karpet Saat Mencuci
Posisi karpet ketika dicuci juga menentukan bersih atau tidaknya karpet setelah dicuci. Apabila karpet dicuci dengan dibentangkan ke lantai, akan banyak titik kotoran yang terlewat, air, serta sabun yang tidak mengalir keluar dari karpet.
Bila dibiarkan mengendap, ini bisa berakibat pada kerusakan bahan karpet dan juga jahitannya. Karpet juga akan menjadi berat ketika dicuci karena menyerap air, terutama bila karpet berukuran besar.
Mengangkat karpet basah untuk dijemur akan membuat Anda kesulitan. Beban dari air yang menyerap ini juga bisa mengakibatkan bahan dan jahitan karpet rusak ketika diangkat. Oleh karena itu, gantunglah karpet saat Anda mencucinya.
Baca Juga: Jasa Laundry Jemur Karpet di Lahan Tetangga, Pemilik Dongkol Copot Talinya
3. Gunakan Cairan dan Alat Pembersih Khusus Karpet
Menggunakan bahan kain yang tebal dan teksturnya berbulu, karpet tidak bisa dibersihkan dengan sembarang sabun. Gunakan cairan pembersih khusus karpet seperti sabun atau sampo karpet. Menggunakan formula khusus, sampo karpet tidak akan membuat karpet luntur atau merusak bahannya.
Tidak hanya cairan pembersih khusus, peralatan untuk membersihkan karpet juga perlu diperhatikan. Gunakan sikat yang berbulu lembut supaya tidak merusak karpet ketika digosok.
4. Penyemprot Air Bertekanan Tinggi
Pada dasarnya, Anda memang bisa menggunakan bermacam-macam sumber air untuk mencuci karpet. Selang air, shower, atau air yang mengalir. Namun, tekanan air saat mencuci karpet bisa memberi pengaruh yang signifikan saat mengangkat kotoran dari karpet.
Alat yang paling optimal adalah mesin jet cleaner yang bisa menyemprotkan air dengan tekanan tinggi yang bisa diatur. Tekanan air yang tinggi memastikan air masuk ke sela-sela karpet dan meluruhkan kotoran yang membandel.
5. Bilas Dengan Menyeluruh
Meski telah menggunakan sumber air bertekanan tinggi, membilas karpet lebih dari satu kali dianjurkan saat mencuci karpet sendiri di rumah. Terutama bila karpet berukuran besar dan tebal.
Pastikan tidak ada sisa sabun yang menempel pada karpet. Begitu juga dengan sudut jahitan karpet dan celah-celah kecil tempat biasanya kotoran berkumpul. Saat membilas, Anda juga bisa menggunakan sikat untuk memastikan semua bagian sudah bersih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan
-
7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat
-
Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?
-
5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering
-
5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
-
UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis
-
Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat
-
Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor
-
Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing