Suara.com - Memakan kotoran sendiri memang terdengar menjijikan bagi manusia, namun hal ini sering dilakukan oleh anjing.
Dilansir dari Purina, ada banyak alasan berbeda mengapa anjing memakan kotoran. Memakan kotoran atau coprophagy mungkin berasal dari kurangnya nutrisi atau sejumlah masalah perilaku.
Memahami alasan anjing Anda memakan kotorannya akan membantu Anda menentukan cara terbaik untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
Umumnya coprophagy terjadi pada anak anjing atau anjing lain yang lebih muda. Mungkin mereka pernah melihat ibunya memakan kotoran agar kebersihan tempat tinggal mereka tetap terjaga.
Terkadang, anjing memakan kotorannya atas rasa ingin tahu yang murni. Dalam kedua kasus tersebut, kebanyakan anjing mengatasi perilakunya sendiri.
Alasan anjing memakan kotorannya
Ada dua alasan utama anjing Anda makan kotoran, yaitu kekurangan nutrisi dan masalah perilaku.
Kekurangan nutrisi
Kekurangan nutrisi dan masalah medis tertentu dapat menyebabkan anjing memakan kotorannya sendiri (autocoprophagy) atau kotoran anjing lain, atau bahkan hewan lain. Ini dapat mencakup:
- Parasit
- Kekurangan enzim pencernaan
- Malabsorbsi
- Kekurangan mineral
- Defisiensi asam klorida
- Diabetes dan masalah tiroid
- Kurang makan
Jika Anda melihat anjing Anda tiba-tiba makan kotoran, ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter hewan.
Perilaku
Baca Juga: Simak Penyebab dan Cara Menangani Anjing yang Takut Kembang Api
Makan kotoran mungkin merupakan perilaku naluriah untuk anjing. Sebelum mereka didomestikasi, kotoran mungkin telah menyediakan lemak, protein, dan nutrisi lain saat mereka tidak bisa ditemukan di tempat lain.
Selain naluri, ada beberapa kemungkinan alasan lain untuk perilaku ini.
- Rasa ingin tahu
- Kebosanan dan/atau isolasi
- Kurangnya kebersihan
- Stress atau kecemasan
- Untuk menghindari hukuman
Untungnya, sebagian besar dari ini bisa diatasi melalui pelatihan dan penguatan positif dari perilaku yang ingin Anda lihat.
Cara untuk menghentikan kebiasaan anjing memakan kotoran
Meskipun dalam kebanyakan kasus, coprophagy tidak akan menyebabkan kerusakan serius pada anjing Anda, perilaku tersebut dapat memberinya penyakit menular atau parasit.
Karena ini bisa menandakan kurangnya nutrisi atau masalah medis, sehingga Anda harus meminta bantuan dokter hewan. Mereka dapat mencari tahu masalah atau menyarankan perubahan pola makan atau suplemen.
Pastikan Anda memberi makan anjing Anda dalam jumlah yang benar setiap hari berdasarkan tabel pemberian makan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Tak Sekadar Promo, Begini Strategi Ritel Dekat dengan Generasi Muda Lewat Digital
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Senyaman Hoka Clifton untuk Long Run
-
6 Rekomendasi Sabun Mandi Pemutih Badan yang Aman dan Sudah BPOM, Bisa Dipakai Setiap Hari
-
Terpopuler: Warna Lipstik yang Cocok Buat 50 Tahun ke Atas hingga Sampo Penghitam Uban Paling Ampuh
-
5 Rekomendasi Sepatu Trail Running Lokal: Aman Dipakai Naik Gunung, Keren buat Nongkrong di Cafe
-
Saham Tidur dan Cerita di Baliknya: Pelajaran Investasi untuk Anak Muda
-
Bordir dan Upaya Daur Ulang Pakaian di Tengah Tren Fesyen Berkelanjutan
-
Kapan Idul Fitri 2026? Cek Jadwal Versi Muhammadiyah, Pemerintah, dan NU
-
Jadi Tren Lebaran 2026, Baju Teal Blue dan Ash Blue Cocok dengan Warna Apa?
-
5 Rekomendasi Baju Lebaran 2026 Couple, Apa Warna Terbaik?