Suara.com - Bagi seorang food vlogger seperti Mgdalenaf, mencari makanan yang unik dan menantang kerap jadir rutinitas keseharian. termasuk menjelajah aneka makanan buatan UMKM (usaha mikro kecil dan menengah) yang jarang tersorot.
“Saya selalu coba rekomendasikan UMKM kuliner yang kurang tersorot agar para calon customer tertarik memesan, membuat ulasan membangun bagi UMKM, atau bisa juga sebarkan infonya ke lingkungan terdekat kita," ujar Mgdalenaf mengutip siaran pers GoFood, Rabu (8/9/2021).
Tidak hanya terjun ke lokasi, Mgdalenaf juga kerap mencari kuliner UMKM lewat aplikasi delivery order dengan aneka promo yang ditawarkan.
Ia juga membagikan trik mejnjelajah kuliner lewat aplikasi delivery order, seperti sebagai berikut:
1. Memanfaatkan fitur pesan dari UMKM
Tile yang terdapat di halaman utama aplikasi delivery order ini berisi kurasi berbagai resto UMKM yang berada dalam jangkauan terdekat dari tempat pelanggan memesan.
Di tile ini, pelanggan bisa melakukan pencarian resto secara mudah dan cepat dengan memanfaatkan fitur filter yang berisi urutan resto dari yang paling sesuai dan paling dekat dengan lokasi pelanggan, rentang harga, rating, diskon, dan lain sebagainya.
2. Jelajah menu dari resto terdekat
Semua rekomendasi aneka menu pilihan, mulai dari jajanan kopi, olahan ayam, martabak, bubur, sate hingga menu vegetarian dapat langsung dieksplorasi di banner kuliner rekomendasi yang paling dekat dengan lokasi pengguna aplikasi.
Baca Juga: Sri Sasanti Restaurant Hadirkan "Menu Personal" dalam Balutan Kemewahan
3. Intip resto terpopuler yang disukai
Lanjut scroll ke bawah di halaman aplikasi, sudah ada dua banner berdekatan, yakni resto terpopuler (most popular resto) dan lagi disukai Gofoodies (most loved eats).
Dua banner ini cocok menjadi referensi bagi pelanggan yang ingin update dengan jenis-jenis kuliner sedang hits dan disukai foodies.
Selain itu, pelanggan juga bisa melihat banyaknya jumlah pelanggan yang memesan dan ditandai suka oleh pelanggan lainnya selama rentang 7 hari terakhir.
4. Resto naik daun
Di kategori resto yang lagi naik daun atau restos on the rise, pelanggan akan menemukan carousel berisi daftar resto yang lagi banyak dipesan oleh pecinta kuliner di sekitar lokasi pelanggan.
Pilihan restonya bisa sangat beragam, mulai dari jajanan kopi, menu croffle yang sedang hits sampai bakso aci. Untuk pelanggan yang ingin coba menu-menu baru, bisa juga melihat langsung carousel pilihan resto di kategori belum banyak yang tahu, biasanya di fitur itu ada banyak menu unik yang seru untuk dicoba.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
Pemangkasan Tarif UMKM hingga 50 Persen di e-Commerce Masih Dibahas Pemerintah
-
Sudah Ditolak, Persija Belum Kapok Kejar Tanda Tangan Eks Pemain AS Roma
-
Proyek Mobil Listrik Nasional di Subang Akan Mulai Produksi di 2028
-
Momen Purbaya Cecar Direktur Kemenhub! Bongkar "Uang Gelap": Lo-Lo Bikin Rugi Devisa Rp 3 Triliun
-
Cicil Emas Lebih Mudah, BRI Hadirkan Layanan Pembiayaan Emas di BRImo
-
Kata Pemprov DKI Soal JPO Viral Tanpa Tangga di Depan Gedung DPR RI
-
Ratusan Pelajar SMA di Karo Diduga Keracunan MBG, Terungkap SPPG Milik Kodim
-
Lawan Arus di Rawa Buaya, Warga Minta Jalur Alternatif ke Duri Kosambi
-
Getol Kritik Dampak Proyek PLTA, Solidaritas Perempuan Poso Sempat Digertak Pejabat Pemkab