Suara.com - Selain perempuan Korea yang dikenal memiliki kulit glowing, perempuan Jepang juga dikenal memiliki kulit bak porselen yang halus. Dan rahasianya ternyata sederhana saja, yaitu air beras!
Ya, meski Jepang adalah negara paling inovatif di dunia, perempuan di sana masih kerap untuk menggunakan cara tradisional yang sudah berusia berabad-abad untuk perawatan kulitnya. Karena air beras yang dimaksud di sini adalah benar-benar merupakan air yang tersisa setelah menanak nasi.
Penasaran dengan manfaat air beras seperti yang didapat oleh para perempuan Jepang? Dilansir dari Bright Side, ini dia 6 manfaatnya.
1. Mencegah penuaan dini pada kulit.
Menggunakan air beras sebagai pembersih wajah dapat membantu Anda menghilangkan kerutan. Air beras yang difermentasi meningkatkan produksi kolagen di kulit sehingga membuat kulit tampak lebih kenyal. Air beras juga kaya akan antioksidan, yang menjadikannya senjata ampuh dan alami melawan kerutan dini.
2. Tabir surya alami.
Air beras memiliki efek pendinginan alami, dan mengoleskannya ke kulit dapat membantu menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari dan meredakan iritasi.
Paparan sinar matahari adalah salah satu penyebab kerusakan kulit yang paling umum, dan menggunakan air beras adalah cara yang mudah dan terjangkau untuk melindungi kulit wajah Anda.
3. Memperbaiki kulit yang rusak.
Air beras memperbaiki kerusakan kulit, dan bahkan dapat digunakan untuk mengobati kondisi kulit tertentu, seperti dermatitis atopik.
4. Mengurangi pigmentasi kulit.
Meskipun hiperpigmentasi biasanya tidak berbahaya, kondisi kulit yang umum ini bisa sangat mengganggu penampilan. Jika tidak diatasi, bintik hitam pada akhirnya dapat menyebabkan warna kulit tidak merata. Air beras telah terbukti meningkatkan produksi melanin dan secara efektif dapat mengurangi hiperpigmentasi.
5. Mengendalikan kadar minyak di kulit
Minyak alami sangat penting untuk kesehatan kulit Anda, karena mereka akan mengunci hidrasi dan bertindak sebagai pelindung terhadap musuh kulit dari luar. Tetapi, memiliki wajah berminyak dan berkilau tidak terlalu menarik.
Baca Juga: Tanda-Tanda Penuaan Bikin Perempuan Tak Nyaman, Ini Solusinya!
Banyak produk perawatan untuk kulit berminyak mengandung alkohol yang dapat mengganggu aktivitas kelenjar sebaceous dan menyebabkan produksi sebum berlebih, yang pada akhirnya akan membuat kulit Anda semakin berminyak. Menggunakan air beras adalah cara yang aman untuk menyeimbangkan kulit berminyak, karena dapat menghilangkan minyak berlebih namun tidak mengeringkan kulit.
6. Memperbaiki kulit dari dalam
Meskipun mengoleskan air beras secara topikal dapat bermanfaat bagi kulit Anda dalam banyak hal, meminumnya dapat membantu memperbaiki kulit dari dalam. Air beras sangat bagus untuk pencernaan, mengandung prebiotik, dan dikenal dapat membantu mengatasi keracunan makanan dan gangguan pencernaan. Karena kesehatan usus sangat penting untuk kulit yang indah, air beras adalah ramuan ajaib yang akan membuat kulit Anda bersinar.
Mau meniru cara perempuan Jepang menggunakan air beras untuk perawatan antiaging? Berikut cara membuat air beras fermentasi sendiri di rumah:
- Cuci beras dan tambahkan 2-3 gelas air.
- Biarkan pada suhu kamar hingga 48 jam.
- Saring airnya.
- Anda dapat menyimpan air beras dalam wadah tertutup hingga 7 hari dan menggunakannya sebagai pembersih untuk kulit dan rambut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dituduh Ngamuk dan Tunjuk-Tunjuk Pengacara Ruben Onsu, Sarwendah: Sebagai Ibu Wajar...
-
DPR Dukung Perpres Timah Rakyat, Biar PT Timah Bisa Beli 3.000 Ton Hasil Warga
-
Serbaguna! 5 Pelembap Wajah dan Tubuh Ampuh Mengunci Kelembapan Kulit
-
Menhub: Sejumlah Penerbangan di Kalimantan Batal Imbas Asap Karhutla
-
Gedung Bapenda DKI Terbakar Lagi! Ruang Arsip Lantai 11 Hangus, Petugas Masih Siaga Pendinginan
-
Gelombang Panas Laut Makin Sering Terjadi, Apa Dampaknya bagi Ekosistem dan Masyarakat Pesisir?
-
Gagal ke Final Piala AFF 2026, Singapura Tetap Bangga Bisa Pulangkan Timnas Indonesia
-
Senator Arya Wedakarna Serahkan Tongkat Ganesha, Tegaskan Bali di 2029 Dukung Perintah Jokowi
-
Batas Pengajuan Kompensasi Korban Terorisme Diperpanjang Jadi 10 Tahun
-
Sidang Korupsi Fadia Arafiq: Eks Ajudan Bongkar Titipan Uang OPD untuk THR dan Ribuan Parsel