Suara.com - Layanan home service atau servis di rumah menjadi pilihan bagi sebagian masyarakat urban di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang. Belum lama ini, tim Lifestyle Suara.com berkesempatan untuk mencoba layanan home service dari Pinhome.
Layanan yang ditawarkan pun beragam mulai dari perawatan AC, membersihkan rumah, perawatan mobil, hingga fogging disinfektan.
Hanya saja, kami mendapat informasi bahwa sebaran pelayanan belum merata, dan setiap jenis layanan yang tersedia bisa berbeda dari satu kota ke kota lainnya.
Kami diberi tahu bahwa jenis pelayanan membersihkan mobil ada di lokasi di mana tim tinggal. Untuk itu, jenis pelayanan tersebutlah yang kami coba.
Satu hal yang harus diketahui adalah, layanan home service Pinhome berafiliasi dengan menu GoService di aplikasi Gojek. Jadi hal yang pertama harus dilakukan adalah, memiliki aplikasi dari perusahaan teknologi asli Indonesia tersebut.
Setelah memiliki akun Gojek, gulir terus ke bawah sampai menemukan menu GoService, dan pilih pelayanan jasa yang ingin dilakukan.
Suara.com yang dari awal memutuskan mencoba layanan membersihkan mobil, harus memasukkan lokasi tinggal atau tempat mobil yang akan dicuci, serta memilih jenis layanan mulai dari cuci eksterior, cuci regular, cuci wax, cuci wax dan perawatan kaca, hingga cuci lengkap dan cuci mesin.
Pilihan pelayanan tersebut beragam mulai dari yang paling murah seharga Rp50 ribu hingga Rp230 ribu.
Saat itu, Suara.com memilih jasa membersihkan cuci wax dan perawatan kaca yang dibanderol dengan harga Rp135.250, untuk kemudian memilih waktu pengerjaan.
Baca Juga: Pembayaran Apple App Store dan iTunes Kini Bisa Lewat Gopay, Dana Ketar-ketir?
Mesin aplikasi kemudian bekerja, mencari lokasi rekan jasa terdekat. Tak sampai dua menit, kami mendapat rekan jasa yang ternyata berdomisili di Tambun, Bekasi, Jawa Barat.
Lokasi rekan jasa dan tim Lifestyle Suara.com yang saat itu berada di Gunung Putri, Kabupaten Bogor-- sebenarnya terlalu jauh.
Sehingga butuh komunikasi lebih lanjut antara rekan jasa apakah sanggup menghampiri lokasi dan bersedia datang, atau tidak.
Masalah (kecil) muncul di sini. Bukan hanya karena lokasi antara pemberi dan penerima jasa yang terlampau jauh, tetapi juga ruang komunikasi yang cenderung rumit.
Sebelumnya, setelah mesin menemukan rekan jasa, secara otomatis akan ada pesan WhatsApp masuk dari Pinhome. Di pesan tersebut, terdapat tautan yang bisa menghubungkan pesan (chat) antara rekan jasa dengan penerima jasa.
Sayangnya, komunikasi hanya bisa dilakukan lewat klik tautan tersebut, tetapi tidak di aplikasi Gojek langsung yang dari awal sudah diunduh.
Di aplikasi Gojek, tidak akan ada riwayat pemesanan dan ruang chat antara rekan jasa dengan penyewa. Jadi, kita harus getol-getol masuk ke tautan yang sudah dibagikan di WhatsApp untuk melihat status pemesanan serta melakukan obrolan dengan rekan jasa.
Sampai di sini, ternyata rekan jasa yang berada di Tambun tidak memberikan respon apa-apa selama hampir 30 menit. Entah ia bersedia atau tidak, tim Lifestyle Suara.com kemudian memilih untuk meng-cancel dan mengganti rekan jasa yang lain.
Setelah sukses membatalkan pesanan, tak sampai satu menit, rekan jasa yang lain "nyantol" di aplikasi.
Lokasi rekan jasa kedua lebih dekat dan hanya berdomisili di Tapos, Depok. Dari lokasi tim Suara.com tinggal, dikira-kira tak lebih dari 4km saja.
Dari status terlihat rekan jasa yang dimaksud bernama Sonni Santoso. Sonni merupakan rekan jasa dengan kondisi tuli. Hal itu dapat terlihat dari status yang terpasang di namanya.
Proses komunikasi antara Suara.com dan Sonni tergolong lancar, ia bersedia datang ke lokasi pukul empat sore di hari yang sama, atau pada saat itu, masih sekitar empat lagi dari jam pemesanan.
Pukul empat sore lebih sepuluh menit, tim Lifestyle Suara.com 'hampir lupa' memiliki janji temu untuk pelayanan membersihkan mobil dari Pinhome.
Saat masuk ke tautan yang dibagikan di WhatsApp, Sonni ternyata sudah beberapa kali mengirim pesan dan sudah 10 menit menunggu di sekitar rumah tim Suara.com.
Masalah chat yang tidak kompatibel dengan aplikasi Gojek secara langsung, kami anggap dapat mengganggu proses komunikasi antara rekan jasa dan penyewa. Tidak ada notifikasi apa-apa di aplikasi, sehingga hal tersebut berisiko menimbulkan miskomunikasi.
Oh, setiap pesan yang ditulis mengunggakan angka juga akan disensor. Jadi pengguna maupun rekan jasa tidak akan bisa mengirim nomor seperti nomor telepon di ruang chat menggunakan angka. Apapun pesan yang menggunakan angka-- termasuk keterangan jam, akan disensor mesin.
Setelah 'drama kecil lupa pesan jasa dan titik lokasi' rampung, Sonni yang merupakan teman tuli, langsung sigap bekerja.
Ia hanya membutuhkan sumber air dan sumber listrik. Hal pertama yang ia lakukan adalah mengambil sampah di dalam mobil dan mengeluarkan karpet mobil.
Ia lalu bekerja menggunakan alat vakuum berukuran kecil, menyedot debu bagian interior sampai ke sudut. Setelah dirasa bersih, ia mengelap bagian dalam mobil sampai kinclong.
Sekitar hampir 20 menit bekerja di bagian dalam, Sonni lalu beralih ke bagian luar. Ia membasahi seluruh bodi mobil dan membersihkannya dengan sabun.
Ia kemudian mengeringkan setiap bagian mobil yang basah. Sonni lalu mengaplikasikan produk wax ke bodi mobil dan melapnya dengan kain microfiber.
Proses waxing ini berlangsung cukup lama. Saat dihitung-hitung sendiri, tak kurang dari 50 menit Sonni harus melakukan perawatan wax ke bodi mobil berjenis SUV tersebut.
Total waktu yang diperlukan Sonni untuk membersihkan satu mobil ukuran bongsor kurang lebih hampir 2 jam. Melebihi estimasi waktu yang diprediksi Pinhome dan Gojek, yaitu sekitar 60 menit.
Selama proses membersihkan mobil, kami tentu tidak saling mengobrol karena kesulitan metode komunikasi. Tapi dengan begitu, rekan jasa jadi bekerja lebih fokus.
Ia juga datang menggunakan pakaian dan peralatan lengkap, mulai dari boots antiair, rompi khusus rekan jasa, dan masker agar tetap menerapkan protokol kesehatan.
Secara hasil kerja, Sonni melakukan pekerjaannya cukup memuaskan. Ia gesit dan berhasil membuat mobil putih tersebut jadi jauh lebih bersih dan mengkilat.
Bagi Suara.com, apa yang dilakukan Sonni dan mungkin rekan jasa lain harusnya sudah sulit untuk dikomentari. SOP pasti sudah ada, dan mereka harusnya sih sudah paham apa saja yang harus dikerjakan.
Hal penting sekarang, perlu adanya pengembangan aplikasi agar lebih nyaman digunakan oleh user. Apalagi untuk Gojek yang sudah tersohor sampai luar negeri.
Untuk Anda yang membutuhkn layanan home service dari Pihome, silakan coba sendiri di aplikasi Gojek ya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 Rekomendasi Sandal Empuk untuk Kesehatan Lansia, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
7 Vitamin Wajib untuk Lansia, Atasi Badan Lemas Tubuh Auto Bertenaga
-
5 Rekomendasi Parfum Mobil Terbaik yang Tidak Bikin Pusing dan Mual
-
5 Rekomendasi Sepatu Safety Krisbow Terbaik untuk Kerja, Aman dan Nyaman
-
Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Dipakai di Usia 50-an? Simak Anjuran Dokter Kulit
-
5 Sepatu Velcro Lokal Tanpa Tali, Solusi Anti Repot Buat Orang Tua
-
5 Sabun Cuci Muka Pilihan Paling Aman untuk Lansia, Ampuh Rawat Kulit Menipis
-
5 Parfum Murah Pria Tahan Lama Mirip Bleu de Chanel, Mulai Rp200 Ribuan
-
Begini Cara Warga Kertabumi Ubah Plastik Bekas Jadi Penghasilan Jutaan
-
5 Lip Balm Rp50 Ribuan untuk Lembapkan Bibir Kering dan Keriput di Usia 50 Tahun