Suara.com - Para peneliti mengungkapkan beberapa makanan yang mungkin berdampak dalam menekan nafsu makan. Hal ini akan bermanfaat untuk menurunkan berat badan jikan dimasukkan dalam makanan untuk diet dan gaya hidup sehat. Baca terus untuk mengetahui lebih dalam tentang tujuh makanan untuk diet rendah kalori yang bermanfaat menurunkan berat badan seperti dilansir dari Medical News Today dan WebMD, Minggu (19/9/2021).
Daftar Makanan untuk Diet
Kunci dalam memasukkan menu makanan untuk diet sehari-hari adalah membatasi makanan yang digoreng, tambahan gula, daging tinggi lemak, dan makanan olahan. Meski beberapa jenis makanan rendah kalori di bawah ini dapat membantu, aktivitas fisik sangat penting untuk menurunkan berat badan menjaganya tetap ideal.
1. Telur
Telur adalah makanan untuk diet yang populer, terutama untuk menu sarapan yang bisa membantu menurunkan berat badan. Telur kaya akan protein yang bisa membantu mengurangi rasa ingin ngemil sepanjang hari.
Efek sarapan berprotein tinggi ini bertahan hingga malam hari dan sepanjang hari cenderung lebih sedikit makan makanan berlemak dan manis.
Dalam penelitian terhadap sekelompok wanita muda yang obesitas, sarpan telur 35 gram protein – atau lebih banyak, langsung membuat merasa lebih kenyang dibanding dengan sarapan sereal.
2. Oatmeal
Mulailah hari dengan semangkuk oatmeal yang juga bisa menurunkan jumlah timbangan. Menurut studi, setelah makan oatmeal, perut merasa lebih kenyang dan tidak terlalu lapar dibandingkan setelah makan sereal.
Baca Juga: Malas Diet dan Olahraga, Ini 6 Bahan Bumbu Dapur yang Bisa Turunkan Berat Badan
Ditambah asupan kalori mereka saat makan siang lebih rendah setelah makan oatmeal di pagi hari. Oatmeal menyediakan lebih banyak protein, serat, dan sedikit gula daripada sereal.
3. Kacang-kacangan
Murah, mengenyangkan, dan sebaguna. Kacang-kacangan adalah sumber protein yang bagus. Kacang juga tinggi serat yang dapat memperlambat pencernaan dan penyerapan.
Protein akan menyebabkan pelepasan hormone yang menandakan rasa kenyang lebih lama dan mencegah untuk makan lebih banyak.
Kandungan protein dan serat pada kacang-kacangan, buncis, lentil, dan kacang polong ini akan mempengaruhi penurunan berat badan karena efek rasa kenyangnya.
4. Apel
Buah apel mengandung lebih banyak serat yang bermanfaat untuk pencernaan. Plus, saat mengunyah apel, akan mengirimkan sinyal ke otak bahwa kamu telah makan sesuatu yang substansial. Sehingga nafsu makanmu dapat ditekan dengan mengunyah buah apel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Apakah Kamu Termasuk? Ini 6 Shio Paling Hoki Besok 11 Januari 2026
-
5 Sampo Non SLS untuk Rambut Rontok di Usia 40 Tahun
-
5 Body Wash Diskon Hingga 85 Persen di Bath & Body Works, Wangi Segar Seharian
-
5 Krim Malam Anti Aging untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Tanda Penuaan
-
5 Rekomendasi Minyak Zaitun untuk Anti Aging Wajah, Bikin Kencang dan Hilangkan Kerutan
-
5 Rekomendasi Rosemary Oil untuk Atasi Kebotakan Dini, Cegah Rontok dan Lebatkan Rambut
-
5 Rekomendasi Sepatu untuk Orang Tua Penderita Plantar Fasciitis, Aman dari Nyeri Tumit
-
Baju Teal Blue Cocoknya Pakai Kerudung Warna Apa Saja? Ini 5 Rekomendasinya
-
Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Teal Blue dan Ash Blue Cocok untuk Warna Kulit Apa?
-
7 Sabun Cuci Muka untuk Bantu Atasi Flek Hitam di Usia 40-an, Mulai Rp27 Ribuan