Suara.com - Batik asal Indonesia kembali membuktikan kiprahnya di dunia internasional. Kali ini, Desainer Jenny Yohana Kansil mengemas Batik Durian Lubuklinggau mengemas dan membawa kreasi batik itu tampil dalam ajang bergengsi ternama yaitu Milan Fashion Week 2021.
Acara tersebut diselenggarakan pada 21 September 2021 di Palazzo Visconti, Via Cino del Duca 8, Milan, Italia. Seperti diketahui, Lubuklinggau sendiri terkenal akan beragam durian berkualitas terbaik. Inilah yang menginspirasi pembuatan motif batik tersebut.
Koleksi perdana JYK ini mengekspos keunikan kreasi motif buah durian dan bunganya yang menjadi hak paten dari Batik Lubuklinggau, batik tulis modern yang dibuat oleh Yetty Oktarina Prana yang biasa disapa Rina Prana, Istri Walikota Kota Lubuklinggau di Sumatera Selatan.
Durian sendiri disebut Raja Buah yang berbentuk bulat dengan kulit yang keras dan runcing menyerupai duri, namun di balik itu memiliki isi yang lembut dan manis. Bentuk durian itulah yang sejalan dengan inspirasi Punk dan filosofi bahwa koleksi ini mewakili harapan pandemi akan berakhir semanis durian yang matang.
Menurut Pendiri Batik Durian, sekaligus Ketua Dekranasda Lubuklinggau, Yetti Oktarina Prana, dalam Virtual Press Conference JYK – Batik Durian Lubuklinggau, Milan Fashion Week pada (13/10/2021), batik durian ini terbuat dari teknik baru dengan pewarnaan alam yang berasal jengkol dan pinang,.
Ini karena ketika dijadikan kain, warna coklat tua yang dihasilkan jengkol sangat pekat dan bagus. Begitupun dengan warna coklat muda yang dihasilkan oleh pinang.
Sementara itu, Yetti Oktarina Prana juga mengaatakan bahwa durian dalam Batik Lubuklinggau juga punya makna tersebut.
“Karena batik itu adalah batik durian, maka kita konsisten disitu dari awal, batik ini harus benar utuh seperti durian, salah satu kenapa dipilih durian karena bentuk durian itu walaupun sudah dibatik dia tetap kelihatan nih duriannya," ujar Yetti.
Sementara itu, jika motif buah lain hanya akan terlihat bulat saja ketika dibatik. Sedangakn jika durian dijadikan batik maknanya tidak berubah.
Baca Juga: Accor Hotel Gelar Batik Nusantara Celebration, Tuai Apresiasi dari Sandiaga Uno
Seiring berjalannya waktu, Batik Durian Lubuklinggau juga mulai dikenal oleh banyak orang. Itulah makna yang membuat batik durian mendunia dan dikenal identitasnya sampai ke ranah Internasional. Bahkan telah mengalami lonjakan pasar berkali lipat saat tampil di Milan Fashion Week 2021 kemarin.
Penulis: Elisa Naomi
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim