Suara.com - Pembayaran cashless atau non tunai seolah telah menjadi gaya hidup baru dalam era digital. Kota Surakarta, Jawa Tengah, bahkan menjadi pelopor dalam peluncuran program Akselerasi Transaksi Online Pemerintah atau PATRIOT bersama Grab dan OVO.
Lewat program tersebut, setiap penjual dan pembeli di 44 pasar tradisional di Surakarta cukup melakukan transaksi dengan pembayaran melalui OVO.
Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka mengatakan, pembayaran secara cashless bisa mempermudah proses jual beli, baik untuk penjual, pembeli, hingga kepala dinas.
“Sudah ada 44 pasar tradisional yang kami siapkan untuk onboarding, termasuk diantaranya Pasar Legi dan Purwasari," kata Gibran dalam konferensi pers virtual peluncuran PATRIOT, Kamis (21/10/2021).
Meski sudah mulai berjalan transaksi jual beli secara cashless, diakui Gibran, masih perlu diperluas edukasi kepada penjual dan pembeli agar terbiasa dengan situasi Pandemi Covid-19 yang memaksa semua pihak untuk lebih melek digital.
Selain itu, dengan adanya program Grab OVO PATRIOT juga diharapkan membantu para UMKM dalam mengembangkan usahanya.
“Kolaborasi Grab dan OVO diharapkan dapat meningkatkan jumlah UMKM yang masuk ke platform digital terutama pedagang pasar tradisional sebagai upaya mendukung target pemerintah mencapai 30 juta UMKM di 2024. Di Kota Solo sendiri, saat ini tercatat ada 82.531 UMKM yang beroperasi, dan kami percaya setiap UMKM ini menyimpan potensi ekonomi yang sangat besar untuk dapat berkembang pesat di ranah digital," kata President of Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.
Digitalisasi Pasar di Solo saat ini terdiri dari empat zona pasar dan UMKM Solo, yaitu Pasar Gede, Pasar Nusukan - Pasar Gilingan, Pasar Jongke - Pasar Kembang, dan Pasar Kliwon. Grab bersama OVO melakukan edukasi dan adopsi platform digital (onboarding) pedagang pasar ke dalam ekosistem digital dan metode pembayaran QRIS.
Setelah bergabung dengan ekosistem Grab dan OVO, para pedagang pasar mendapatkan insentif dana bergulir sebagai fasilitas penyelesaian transaksi di hari yang sama.
Baca Juga: Grab dan OVO Luncurkan Patriot Untuk Dukung Digitalisasi Daerah
Dipilihnya Surakarta menjadi kota percontohan, diungkapkan Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra, karena dinilai pemerintah daerahnya telah mampu memanfaatkan teknologi dalam Elektronifikasi Transaksi Pemda (ETP).
"Untuk itu OVO telah menjalin kerja sama dengan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah dalam menyediakan layanan pembayaran PBB di kota Surakarta," ungkapnya.
Tag
Berita Terkait
-
Uang Cash Mulai Jarang di Dompet: Siapkah Kita Menjadi Masyarakat Cashless?
-
80 Persen Rudal Jarak Jauh Amerika Serikat Terkuras di Perang Iran
-
Suplai Rudal Patriot Kritis, Pertahanan Udara Ukraina Bobol Hingga Makan Korban Jiwa
-
Purbaya Lawan Balik Penggugat Patriot Bond Danantara, Siapkan Ahli Hukum
-
Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Kisah BGS: Merdeka dari Balik Jeruji, Bawa 'Ilmu' Ternak Ayam dari Penjara untuk Mulai Hidup Baru
-
Diskon di Miniso Karawaci Khusus HUT RI ke-81 dari BRI, Ini Cara Klaimnya
-
Jemuran Bikin Resah, 27 Pakaian Dalam Warga Tuban Raib Dicuri
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Tagih Pesangon dan THR, Eks Karyawan PT Sritex Upacara Bendera di Depan Pabrik
-
Tawa dan Harapan di Balik Tembok Tinggi: Potret Kemeriahan HUT ke-81 RI di Lapas Salemba
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Buku Gramedia Diskon 25 Persen Pakai BRI, Ini Syaratnya
-
IHSG Bisa Kembali Terbang Besok, Saham-saham Ini Bisa Dilirik
-
Unjuk Rasa hingga Saling Dorong,Mahasiswa Papua Sebut Kolonialisme Masih Tumbuh