Suara.com - Pandemi Covid-19 tak dipungkiri membuat perekonomian terguncang. Salah satu yang cukup terdampak adalah tempat wisata dan kuliner.
Chinatown Food Street di Singapura sebelumnya sempat menjadi salah satu destinasi wisata kuliner. Namun, pandemi Covid-19 yang tak kunjung berhenti menghantam tempat ini cukup keras.
Melansir laman AsiaOne, Chinatown Food Street telah ditutup permanen setelah 20 tahun berdiri. Tempat ini merupakan salah satu upaya Singapore Tourism Board (STB) untuk merevitalisasi Chinatown.
Chinatown Food Street menjadi surga kuliner para pelancong dengan beragam jenis makanan yang disajikan secara kaki lima. Sepanjang 100 meter Smith Street yang ditutup untuk kendaraan bermotor berisi aneka gerobak kuliner populer.
Jalan kuliner yang ikonik itu mematikan lampu untuk terakhir kalinya pada Jumat (22/10/2021) dengan hanya tersisa dua kios yang berdiri.
Seorang juru bicara Select Group yang menjalankan Chinatown Food Street mengatakan perusahaan tidak dapat melanjutkan usaha ini lagi karena tidak ada turis atau kerumunan lokal. Selain itu selama pandemi penjual banyak yang kesulitan untuk membayar uang sewa.
Direktur seni dan budaya STB Lim Shoo Ling mengatakan pihak berwenang telah bekerja sama dengan Select Group untuk menerapkan berbagai langkah dukungan.
Ini termasuk keringanan sewa untuk penjual, serta dukungan keuangan tambahan untuk upaya pemasaran kuliner kaki lima.
"Kami akan terus bekerja sama dengan instansi terkait untuk mengeksplorasi opsi untuk situs tersebut, dan rincian lebih lanjut akan dibagikan pada waktunya," ungkap Lim Shoo Ling kepada media.
Baca Juga: Indonesia-Singapura Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya di Batam
Pada awal dibuka di tahun 2001, Chinatown Food Street menarik banyak sekali pengunjung, namun beberapa tahun setelahnya Chinatown Food Street mulai meredup. Tempat ini juga sempat ditutup pada 2013 untuk perbaikan dan menghabiskan dana sebesar 4 juta Dollar AS atau sekitar Rp56,7 miliar.
Perbaikan tersebut juga mencakup pembangunan atap untuk melindungi pengunjung dari cuaca buruk. Chinatown Foodstreet kemudian dibuka kembali pada awal 2014.
Pada pembukaan ini terdapat 24 kios dan operator baru dari Select Group yang menjalankan Peach Garden Chinese Restaurant serta gerai restoran cepat saji ternama Texas Chicken.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Terpopuler: Dicopot Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Segini Tapi Kekayaannya...
-
5 Lipstik Lokal untuk Makeup Bold, Warna Intens Elegan dan Tahan Seharian
-
Mengapa Benjamin Netanyahu Mengubah Namanya? Ini Nama Asli PM Israel
-
Profil Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi
-
5 Parfum Ahmed Al Maghribi Termurah, Wangi Mewah ala Asia Tengah
-
6 Shio Paling Hoki pada 11 April 2026: Banjir Cuan di Akhir Pekan
-
5 Urutan Skincare Pagi Azarine Bright & Glow Booster untuk Mencerahkan Wajah Kusam
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Mirip Onitsuka Tiger, Harga Mulai Rp 100 Ribuan
-
Harga 4 Parfum Refill YSL, Wangi Mewah dan Tahan Lama
-
Harga Sabun Cuci Muka Barber Daily Berapa? 3 Tipe Facewash Terbaik Buat Pria