Suara.com - Puasa di bulan Ramadan mengharuskan umat Islam menahan diri dari makan dan minum sejak terbit fajar hingga terbenam matahari.
Ketentuan ini didasarkan pada firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 187 yang menjelaskan batas waktu dan hal-hal yang membatalkan puasa, termasuk makan dan minum dengan sengaja.
Namun muncul pertanyaan di tengah masyarakat, bagaimana dengan penggunaan inhaler bagi penderita asma saat berpuasa? Apakah hal tersebut termasuk membatalkan puasa?
Pertanyaan ini cukup sering muncul, terutama karena asma merupakan penyakit kronis yang tidak bisa dianggap sepele. Asma adalah gangguan pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas.
Kondisi ini membuat penderitanya mengalami sesak napas, batuk, mengi (napas berbunyi), serta rasa berat atau nyeri di dada. Saluran pernapasan penderita asma cenderung lebih sensitif dibandingkan orang pada umumnya.
Ketika penderita asma terpapar pemicu, seperti debu, udara dingin, asap, atau aktivitas berat, otot-otot di sekitar saluran pernapasan dapat menegang. Akibatnya, saluran napas menyempit dan produksi lendir atau dahak meningkat.
Kombinasi kondisi tersebut menyebabkan aliran udara terganggu dan memicu serangan asma. Dalam situasi seperti ini, inhaler menjadi alat bantu yang sangat penting.
Inhaler adalah perangkat medis yang digunakan untuk meredakan dan mencegah gejala asma. Obat dalam inhaler biasanya mengandung zat seperti Salbutamol Sulfat yang berfungsi melebarkan saluran pernapasan.
Bentuknya berupa cairan dalam jumlah sangat kecil yang disemprotkan menjadi partikel halus untuk dihirup langsung ke paru-paru.
Baca Juga: Bolehkah Minum Kopi saat Sahur Puasa Ramadan? Ini Kata Dokter Tirta
Umumnya, satu inhaler berisi sekitar 10 ml cairan dengan kurang lebih 200 kali semprotan. Setiap semprotan mengandung dosis yang sangat kecil.
Lalu, apakah penggunaan inhaler saat puasa termasuk memasukkan sesuatu ke dalam tubuh yang membatalkan puasa?
Bolehkah Pakai Inhaler saat Puasa?
Mayoritas ulama berpendapat bahwa penggunaan inhaler tidak membatalkan puasa. Alasannya, inhaler tidak termasuk kategori makan atau minum.
Obat yang dihirup tidak dimaksudkan sebagai asupan nutrisi dan tidak masuk ke lambung sebagaimana makanan atau minuman pada umumnya.
Zat yang masuk melalui inhaler langsung menuju saluran pernapasan dan paru-paru untuk memberikan efek terapeutik, bukan untuk mengenyangkan atau memberi energi bagi tubuh.
Ustaz Abdul Somad pernah menjelaskan bahwa penggunaan inhaler saat puasa diperbolehkan dan tidak membatalkan puasa.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 5 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp200 Ribuan
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
Terkini
-
Anak-anak Kini Bisa Belajar Perubahan Iklim Lewat Permainan
-
Kesempatan Belajar AI Kini Makin Terbuka untuk Penyandang Disabilitas
-
Mimpi Bertemu Orang yang Sudah Meninggal Pertanda Apa? Ini Artinya
-
Viral Skincare Berlapis Bisa Rusak Skin Barrier, Kasus Kulit Sensitif Meningkat
-
7 Rekomendasi Sepatu Jalan Nyaman untuk Traveling Agar Kaki Tidak Pegal
-
4 Pilihan Sepatu Lari Diadora di Sports Station, Harga Diskon Cuma Rp300 Ribuan
-
Satwa Liar Muncul di Perkotaan, Benarkah Tanda Rusaknya Habitat Alami?
-
Cushion Make Over Tahan Berapa Lama? Ini Varian, Manfaat, dan Harganya
-
4 Doa Buka Puasa Arafah 9 Zulhijah Lengkap Tulisan Arab, Latin, dan Artinya
-
Cuma Sampai Magrib! Baca Zikir Singkat Ini di Hari Arafah, Amalannya Dipakai Para Nabi