Suara.com - Indonesia akan segera memiliki sekolah perhotelan besar yang dikelola oleh Yayasan Menara Bhakti, pengelola Universitas Mercu Buana sebagai universitas dan lembaga pendidikan.
Pembuatan sekolah hotel tersebut diharapkan dapat menjadi modal dan kekuatan untuk menciptakan profesionalitas di bidang jasa layanan pariwisata sebagai aset berharga yang dimiliki sebuah negara.
Pariwisata dan kompetensi di bidang jasa pariwisata menjadi dua hal yang mendasari program yang diinisiasi Yayasan Menara Bhakti berkolaborasi bersama EHL Group & Marriott Bonvoy.
Melalui pengalaman pengelolaan universitas dan salah satu pemegang saham Marriott Bonvoy, Yayasan Menara Bhakti bersama EHL Group & Marriott Bonvoy tergerak membangun sekolah perhotelan bernama Tedja Institut Perhotelan Indonesia (TIPI).
Tedja Institut Perhotelan Indonesia (TIPI) diharapkan menjadi sekolah hotel dengan paduan kuat budaya Indonesia.
"TIPI bekerja sama dengan Sekolah Hotel Swiss yang legendaris, EHL (Ecole hôtelière de Lausanne), dan didukung oleh Yayasan Menara Bhakti, Le Meredien & Marriott Hotel Group,” ujar Rindangsari Kuriniawati, selaku Pembina Yayasan Menara Bhakti dikutip Suara.com dari siaran pers, Kamis (28/1/2021).
Kurikulum pendidikan TIPI nantinya menggunakan kurikulum internasional dari EHL School, dengan tetap mengedepankan kearifan lokal dalam inovasi dan kreativitas.
Rindangsari mengatakan pihaknya ingin menciptakan lulusan yang terampil, cakap, kompeten, dan berkontribusi aktif bagi industri pariwisata dalam negeri dan dunia.
“TIPI bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter dan berprestasi untuk memberikan jaminan kesuksesan dalam karir masa depan mereka,” ungkap Rindangsari Kurniawati. Oleh karena itu, kompetensi perhotelan dengan standar internasional diberikan kepada lulusannya."
Sekolah tersebut akan berlokasi di Cipayung, Jakarta Timur dan baru akan membuka pendaftaran siswa baru pada 2023 mendatang.
Baca Juga: KFC Akan Buka Hotel Serba Ayam Goreng, Per Malam Rp 2,2 Juta
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Daftar Pemain Terkuat dan Berpengaruh di Piala Dunia 2026
-
Sebulan Tak Diguyur Hujan, Sungai Cisadane Mulai Mengering
-
Asing Jual Bersih Rp160 Miliar, BMRI hingga RANS Malah Diborong
-
Bukan Didorong, ASN Nias Tewas Lompat dari Apartemen di Medan Gegara Diperas 2 Wanita
-
Terbitkan Sprindik Baru, Kejagung Sebut Febrie Adriansyah Kini Berstatus Saksi
-
Strategi Agresif Geely Rebut Pasar Indonesia Hingga Masuk Tiga Besar Merek Tiongkok Terlaris
-
Wajah Baru TPA Tamangapa Mulai Terlihat, Bau Sampah Berkurang
-
Ada Isu Mark Up Pikap Kopdes Merah Putih, Purbaya Ogah Cairkan Anggaran Sebelum Audit
-
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Tak Ada Alasan Lanjutkan Program MBG
-
HP Apa yang Bisa Foto Live selain iPhone? Ini 9 HP Murah Terbaik untuk Kamu