Suara.com - 28 Oktober merupakan tanggal, dimana para pemuda-pemudi berikrar saat Kongres Pemuda II di Jakarta, tahun 1928. Ikrar ini digagas oleh Persatuan Pelajar-pelajar Indonesia (PPPI) dan dihadiri oleh organisasi pemuda lainnya, dengan tujuan untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Tanggal 28 Oktober pun menjadi tanggal bersejarah bagi EIGER Adventure, karena pada tahun 2017, EIGER sebagai brand asal Indonesia yang berfokus dalam menyediakan perlengkapan kegiatan luar ruang di iklim tropis melakukan Ekspedisi 28 Gunung, sebuah ekspedisi panjang yang dilakukan oleh sebanyak 28 tim di 28 kawasan gunung yang terbentang dari ujung Sumatera hingga Papua. Ekspedisi ini menjadi salah satu momentum spesial karena pembacaan teks Sumpah Pemuda berhasil dikumandangkan di 28 titik tertinggi di nusantara secara serentak.
“Ekspedisi 28 Gunung terinspirasi dari penjelajahan dalam menapaki 28 puncak tertinggi dari barat hingga timur Indonesia. Dari perjalanan ini pun tim produk kami terinspirasi mengeluarkan produk-produk yang mencakup tiga zona wilayah hujan tropis Indonesia, yaitu hutan hujan atas, hutan hujan tengah, dan hutan hujan bawah,” ujar Galih Donikara, EIGER Adventure Service Team Manager.
Produk-produk ’28 Gunung Series’ ini terdiri dari head-to-toe yang sudah dirancang sesuai kebutuhan pengguna dalam berkegiatan luar ruang di iklim tropis. Meskipun sudah dirilis sejak tahun 2017, produk-produk ini masih menjadi primadona.
“Hingga saat ini pun produk-produk ‘28 Gunung Series’ masih ramai diminati Eigerian (konsumen). Melihat antusias Eigerian, tahun ini kami kembali mengangkat produk-produk ‘28 Gunung Series’ dengan harapan semangat eksplorasi, kepemudaan dan keindonesiaan dapat diterima oleh Eigerian ,” ujar Riadi Suwarno, EIGER Adventure Marketing General Manager.
Beberapa produk ’28 Gunung Series’ diantaranya:
1. Kaos Ekspedisi 28 Gunung
Yang menjadi spesial dari kaos EIGER yang satu ini adalah karena EIGER mengeluarkan 28 kaos yang bertuliskan nama-nama gunung yang didaki pada Ekspedisi 28 Gunung. Pada hari Sumpah Pemuda tahun ini, EIGER mengeluarkan desain baru yang lebih fresh dan kekinian, namun tetap menggambarkan keindahan puncak beberapa gunung, seperti Gunung Merapi.
2. Buff Multifungsi
Teriknya matahari menjadi hal yang biasa terjadi saat melakukan perjalanan di hutan tropis. Ditambah hembusan angin yang meniup pasir kerap kali mengenai muka. Buff multifungsi menjadi salah satu pilihan para pendaki untuk melindungi wajah dari panasnya matahari dan benda-benda kecil yang dapat mengenai wajah. Ketika mendaki, buff dapat digunakan sebagai masker, ikat rambut, wrist band, scarf, ataupun penutup kepala.
3. Jaket Lipat (Foldable Jacket)
Salah satu produk dari seri 28 Gunung yang banyak dicari adalah jaket windproof Bakumpay, yang dapat dilipat menjadi kantung kecil sehingga mudah dan ringan dibawa. Keunggulan dari jaket ini adalah dilengkapi dengan teknologi Tropic Waterproof Breathable dengan rating 7.000mm dan teknologi Tropic Vent yang dapat melindungi dari hujan dan rasa gerah. Dengan keunggulan ini, jaket windproof Bakumpay sangat direkomendasikan untuk Anda yang akan melakukan pendakian di kawasan tropis.
4. Kemeja lapangan dan celana cargo
Guna menunjang perjalanan Ekspedisi 28 Gunung, EIGER juga mengeluarkan satu set kemeja lapangan dan celana cargo. Kemeja lapangan ini berbahan poliester yang dilengkapi teknologi Tropic Dry dan Tropic Vent, sehingga kemeja mudah kering dan sirkulasi udara yang baik untuk mencegah kelembapan. Celana cargo pada seri 28 Gunung pun dibuat sebagai celana multifungsi yang dapat digunakan sebagai celana panjang maupun pendek. Kedua produk ini sudah teruji nyaman dan kuat saat digunakan menjelajahi 28 gunung.
Baca Juga: Wow! Ayam Ini Diyakini Bisa Mendeteksi Gempa Bumi dan Erupsi Gunung Merapi, Benarkah?
5. Carrier
Carrier menjadi aspek penting dalam pendakian. Selain berfungsi untuk memuat berbagai perlengkapan pendakian, setiap carrier EIGER dirancang untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penggunanya. Salah satu carrier yang digunakan saat Ekspedisi 28 Gunung adalah carrier 60L bernama Rhinos. Dengan kapasitas tersebut, carrier ini dirancang untuk pendakian 3-4 hari dan dilengkapi dengan backsystem Tropic Air Flow dengan frame yang memiliki alur sirkulasi udara agar nyaman saat digunakan.
6. Sepatu
Salah satu langkah penting dalam sebuah pendakian adalah memilih sepatu yang tepat, karena sejauh apapun dan sesulit apapun medan yang dilalui, sepatu yang tepat akan memberikan kenyamanan serta ketahanan yang baik. Dalam Ekspedisi 28 Gunung, EIGER melakukan uji coba terhadap sepatu Pollock 2.0 yang kini menjadi salah satu sepatu gunung yang digemari. Sepatu ini dibuat dengan konstruksi dan teknologi yang sudah disesuaikan untuk menghadapi medan dengan kondisi beragam, seperti pasir, kerikil, maupun bebatuan.
Bagian lidah sepatu dilengkapi dengan waterproof membrane yang mencegah masuknya air dari bagian atas sepatu. Terlebih lagi, sepatu ini dilengkapi dengan heel support system yang dapat menyangga pergelangan kaki sehingga pijakan kaki dapat lebih stabil. Sepatu ini juga sudah didukung outsole Vibram untuk cengkraman kaki yang lebih nyaman dan insole Ortholite yang memberikan bantalan dan kemampuan daya evaporasi tinggi agar sepatu mudah kering.
“Tidak akan berhenti disini, EIGER berkomitmen untuk terus melakukan ekspedisi-ekspedisi lainnya dan melahirkan produk-produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna dalam menjelajahi keindahan alam Indonesia,” tutup Riadi.
Berita Terkait
-
Sejarah Sumpah Pemuda Lengkap dengan 10 Tokoh dan Isi Teks Original
-
Isi Teks Sumpah Pemuda dan Sejarahnya
-
Belasan Teater di Sumatera akan Narasikan Jalur Rempah di Palembang
-
3 Makna Sumpah Pemuda yang Penting Diketahui Para Generasi Penerus Bangsa
-
Kapan Sumpah Pemuda Diperingati: Ini Sejarah dan Tujuannya
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Inggris Tumbang, Argentina Bangkit Dramatis dan Tantang Spanyol di Final
-
Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran
-
Pemerintah Mau Salurkan Bansos Lewat Kopdes Merah Putih, Gantikan Bank dan Pos?
-
Cetak Kader Penjaga Hutan, Batang Siapkan Garda Depan Konservasi Alam
-
Fitur NFC Bisa Digunakan untuk Apa Saja? Tak Cuma Top Up Saldo E-Money
-
Rekomendasi Hadiah Unik Sesuai Zodiak, Berkesan dan Tidak Membosankan
-
Hantaman Rudal Amerika Serikat Merusak Sumber Pangan Iran, Pabrik Tepung Ikan di Pulau Qeshm
-
Ironi Perlindungan Negara: Surat Kehilangan Lebih Dicari daripada Motornya
-
Gianni Infantino Mau Dilengserkan, Bisakah Erick Thohir Jadi Calon Presiden FIFA?
-
3 Zodiak yang Meraih Kesuksesan 16 Juli 2026, Peluang Emas di Depan Mata