Suara.com - Kampanye lingkungan hidup, termasuk peduli terhadap mangrove, perlu melibatkan lebih banyak anak muda. Apa alasannya?
Ketua Umum jaringan Ahli Perubahan Iklim dan Kehutanan (APIK) Indonesia Mahawan Karuniasa mengatakan anak muda perlu turut diajak dalam merehabilitasi kawasan mangrove yang rusak.
"Karena anak muda ini generasi paling rentan menjadi korban kerusakan lingkungan hidup. Karena kerusakan lingkungan hidup sekarang itu dampaknya akumulatif ke belakang sehingga anak muda ke depan akan menjadi sangat rentan," kata Mahawan, dikutip dari ANTARA.
Menurut dia, anak muda sebetulnya memiliki kesadaran yang lebih baik terkait keberlanjutan alam daripada generasi yang lebih tua sehingga lebih mudah diajak turut serta.
Di samping itu, untuk mengajak anak-anak muda turut andil dalam rehabilitasi kawasan mangrove, generasi yang lebih tua dapat mulai pendekatan saat terjadi bencana alam seperti banjir. Bencana alam tersebut sebetulnya merupakan akibat dari aktivitas manusia yang merusak lingkungan.
"Bencana seperti banjir dan tanah longsor itu bisa menjadi pintu masuk untuk berkomunikasi dengan anak muda. Apalagi di masa depan bencana alam bisa makin banyak kalau kita tidak mulai peduli dengan lingkungan dari sekarang," imbuh Mahawan.
Dalam kesempatan yang sama, Pelopor Penanaman Mangrove di Desa Mangkang Magelang Sururi mengatakan ia terus mengajak anak muda mulai dari siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sampai mahasiswa untuk melakukan penanaman kembali mangrove. Namun, khususnya untuk anak-anak PAUD, ia biasanya menjanjikan hadiah agar mereka lebih bersemangat turut dalam penanaman mangrove.
Hanya saja, saat ini penanaman mangrove menghadapi kendala karena titik mula tanamnya semakin jauh dari tempat tinggal manusia. Jadi untuk mencapainya, Sururi perlu berjalan kaki cukup jauh.
"Kita perlu jalan satu kilometer setengah untuk mencapainya. Kalau sudah jadi tumbuh mungkin nanti sepeda motor dan mobil baru bisa masuk, kami harap pemerintah jadi membangun ekowisata di sana mungkin," imbuhnya.
Baca Juga: Indonesia Disebut Pemilik Lahan Mangrove Terbesar Dunia, Berapa Sih Luasnya?
Berita Terkait
-
Kreativitas Anak Muda Indonesia Besar, Tapi Akses Teknologi Masih Jadi Tantangan
-
Pemburuan Terbesar Sejak 98: 700 Anak Muda Diproses Usai Demo Agustus 2025
-
Raffi Ahmad Dorong Generasi Muda Ubah Kreativitas Jadi Bisnis di Era Ekonomi Kreatif
-
Tabungan Tipis, Anxiety Berlapis: Realitas Kecemasan Finansial Generasi Muda
-
Kecemasan Gen Z: Apa yang Tersisa Saat AI Menguasai Dunia?
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
Terkini
-
5 Tradisi Lebaran dari Berbagai Negara: Indonesia Lebih Unik dari yang Lain?
-
Cerita Desainer, Tren Belanja Baju Lebaran 2026 Cenderung Menurun Dibanding Tahun Lalu
-
Apakah Anak Umur 1 Tahun Wajib Zakat Fitrah? Begini Penjelasan Hukumnya
-
Sah! 1 Syawal 1447 H Resmi Ditetapkan, Ini Tanggal Lebaran 2026
-
Berapa Bayar Zakat Fitrah 2026? Ini Besaran dan Batas Akhir Pembayarannya
-
5 Tips Mengelola Uang THR Anak dengan Bijak agar Tetap Bisa Ditabung
-
Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026
-
5 Tradisi Lebaran di Indonesia: Perang Ketupat sampai Grebeg Syawal
-
Niat Mandi Sunnah Salat Idul Fitri, Ini Tata Cara dan Penjelasannya
-
Berapa Kekayaan Michael Bambang Hartono? Bos Djarum Masuk Jajaran Orang Terkaya di Indonesia