Suara.com - Mengkritik lewat karya merupakan cara agar pesan yang ingin disampaikan didengar. Bagaimana ya cara melakukannya dengan tepat?
Kreator Komik Si Juki, Faza Meonk ungkap kiat sampaikan kritik yang membangun lewat karya komik agar pesan tersampaikan.
Menyampaikan kritik lewat karya memang tidak mudah, selain memerlukan keberanian perlu juga mencari media yang tepat. Salah satunya lewat komik maupun mural.
Faza mengatakan untuk bisa membuat karya komik atau mural yang membawa Indonesia semakin baik, harus lebih dulu berangkat dari keresahan.
"Yang pasti kita sendiri sebagai individu punya keresahan masing-masing. Dan semua karya biasanya dibuat dari keresahan masing-masing," ujar Faza dalam acara Talkshow Webinar Yayasan Lentera Anak, Sabtu (27/11/2021).
Sehingga untuk menyampaikan kritik sosial yang membangun dalam karya komik, gambar, atau mural tidak perlu jauh-jauh, tapi berangkat dari keresahan diri sendiri.
Namun bukan berarti Faza melarang mengikuti berbagai aksi yang sedang tren, tapi ia mengingatkan saat melakukannya, tanya lagi pada diri sendiri, apakah ini merupakan keresahan pribadi. Jika, iya maka tak apa untuk diteruskan.
"Sekarang kita di negara demokrasi kita bebas untuk berekspresi, menyampaikan apa yang kita resahkan lewat karya," ungkap Faza.
Setelah menemukan keresahan, barulah pikirkan media apa yang digunakan untuk menampilkan komik, gambar atau mural yang berisi kritik sosial itu.
Baca Juga: Mencari Kritik di Ujung Demokrasi
Kreator komik yang berhasil menciptakan berbagai karakter komik dan mendirikan perusahaan berlabel Pionicon itu mengungkap, memilih media kritik sosial sangatlah penting untuk mengukur seberapa cepat kritik itu didengar.
Tapi, alih-alih menggunakan media yang terkesan vokal dan dianggap biasa, kata Faza baiknya mencari alternatif lain yang lebih baru, dan bisa membuat lebih banyak orang tertarik sehingga pihak yang dikritik lebih bisa mendengarkan.
"Dengan cara yang lebih vokal memang perlu, tapi ada cara-cara alternatif yang bisa membuat kita dinotice juga sama pemerintah," tuturnya.
Alhasil, saat banyak orang menyampaikan kritik lewat caranya masing-masing pesan jadi lebih beragam, dan menarik dari berbagai sisi.
"Setiap orang punya caranya masing-masing, sekarang lewat mural menarik sekali, saya dengar konteksnya karena awalnya pemerintah sempat tergelitik soal mural, ini jadi premis yang menarik, dan betul saja direspon baik," pungkas Faza.
Seperti diketahui baru-baru ini dalam peringatan Hari Kesehatan Nasional para anak muda yang tergabung dalam Pembaharu Muda 3.0, Lentera Anak, dan Gerakan Muda FCTC Indonesia serta Koalisi Masyarakat Peduli Kesehatan telah menyelenggarakan #ParadeMural Hari Kesehatan Nasional (HKN) sepanjang Oktober-November lalu.
Berita Terkait
-
Pakar Hukum: Awasi Dana Asing ke NGO, Tapi Jangan Bungkam Kritik
-
Respons Kritik JK ke Pemerintahan Prabowo, Kaesang: Kita Butuh Suasana Tenang, Bukan Kegaduhan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Idrus Marham Kecam Pernyataan Saiful Mujani: Kritik Pemerintah Harus Objektif, Bukan Provokatif!
-
Zebra Cross Pac-Man: Kreativitas Warga atau Alarm Pemerintah yang Absen?
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Setelah Erika, Muncul Lagu 25 Karat dari ITB yang Bermuatan Pelecehan Seksual
-
5 Bedak Padat Wardah Untuk Menutupi Flek Hitam, Harga Murah Coverage Juara
-
5 AC Portable Terbaik untuk Kamar Kos yang Hemat Energi, Nggak Perlu Instalasi Ribet!
-
5 Rekomendasi Kulkas Dengan Watt Kecil Terbaik 2026, Efisien untuk Jangka Panjang
-
Terancam Mau Diblokade Iran, Laut Merah Ada di Negara Mana?
-
Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
-
Persiapan El Nino Godzilla: Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya untuk Pelajar Cewek dan Cowok
-
Belum Kelar Skandal Mahasiswa Hukum UI, Muncul Isi Chat Mesum Diduga Guru Besar Unpad
-
Tarif Nginap di Four Seasons Hotel George V Paris, Tempat Prabowo Beri Kejutan Ultah ke Teddy
-
7 Parfum Pria Elegan dan Tahan Lama, Murah Mulai Rp30 Ribu