Suara.com - Abu vulkanik tebal akibat erupsi Gunung Semeru yang terjadi pada Sabtu (4/12/2021) di Lumajang, Jawa Timur menyelimuti desa-desa terdekat, menimbun rumah, harta benda bahkan hewan ternak milik warga yang tak sempat diselamatkan.
Setelah beberapa hari berlalu, sebuah video viral memperlihatkan seekor bebek yang terjebak di timbunan abu vulkanik. Hewan tersebut tak bisa berpindah tempat karena kedua kakinya yang terkubur abu vulkanik saat erupsi terjadi.
Hal ini terekam dalam video yang diunggah akun TikTok @beatyom. Melihat bebek yang sudah merasa putus asa tersebut, para relawan pun langsung berinisiatif menolong bebek kecil tersebut.
"Seekor bebek diselamatkan para relawan erupsi Semeru," tulis video tersebut.

Mereka menggali abu vulkanik di kaki si bebek menggunakan sebuah alat. Usaha mereka tampak terlihat cukup sulit, melihat kondisi abu vulkanik yang mulai mengeras dan ketebalan yang cukup tinggi.
Setelah mencoba menggalinya, dan dibantu oleh beberapa orang relawan, akhirnya hewan unggas itu bisa selamat dari abu vulkanik yang telah menimbunnya selama beberapa hari.
Aksi penyelamatan ini pun mencuri perhatian warganet hingga telah dilihat lebih dari 9 juta kali dengan komentar yang beragam.
"Inilah alasan Tuhan tidak menghancurkan dunia ini dengan cepat, karna kita masih memiliki banyak orang baik," ujar @semesxxxxx.
"Baru tau kalo abunya bisa sekeras ini, selama ini ku kira debu yang bisa disapu gitu," ungkap @innexxxxxx.
Baca Juga: Lepas Relawan ke Lumajang, Bamsoet Sumbangkan 6 Bulan Gaji Ketua MPR untuk Korban Semeru
"Ngeri pasirnya langsung beku sekeras itu, gimana saudara kita yang tertimbun di dalamnya. Ya Allah lindungi saudara kita di Lumajang," ucap @ekobxxxxx.
"Lakukanlah hal baik sekecil apapun, karena kita tidak pernah tau kebaikan yang mana yang mengantar kita ke surga," ujar @afuwxxxxx.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemuda Betawi Pimpin PCNU Kota Tangerang, Sejak Kecil Ditempa di Pesantren
-
Warna Pintu Toko yang Baik Menurut Feng Shui agar Bisnis Lancar, Jangan Salah Pilih
-
Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Pulau Palue NTT
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Enam Saksi Pihak Swasta Diperiksa Terkait Korupsi dan TPPU Febrie Adriansyah
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Mendagri Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Gempa di Pulau Palue
-
Ancaman Delisting WSKT Memang Jadi Risiko Restrukturisasi
-
Diwarnai Ketegangan Dua Kubu, Ribuan Warga Tetap Rebutan Telur Asin & Janur di Sekaten Solo
-
Eiger Nature Megamendung: Pelopor Ekowisata Masa Depan dengan Vibe Swiss di Jantung Bogor
-
Skandal Suap BPK Meluas, KPK Endus Pengondisian Audit Tak Hanya di Muara Enim