Suara.com - Dikhianati teman atau pasangan bisa saja terjadi dalam hidupmu. Entah itu teman yang mencuri proyek kantormu, atau pasangan berselingkuh. Apapun bentuknya, pengkhianatan sama-sama merusak dirimu dan hanya waktu yang akan menyembuhkannya.
Ada tiga hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi pengkhianatan. Pertama, cari tahu mengapa kita dikhianati, sambil tidak menyalahkan diri sendiri dalam prosesnya. Kedua, kita dapat menggunakan acara tersebut sebagai kesempatan untuk belajar tentang diri kita sendiri dan orang lain. Dan ketiga, kita harus memaafkan diri kita sendiri dan orang lain atas apa yang telah terjadi.
Meskipun mungkin terasa mustahil untuk move on dari pengkhianatan pada awalnya, tapi seiring waktu dan usaha yang dilakukan, kamu akan berhasil melewatinya.
Inilah 3 hal yang harus kamu lakukan untuk mengatasi pengkhianatan seseorang yang dekat denganmu, melansir dari Healthshots.
1. Cari Tahu Apa yang Penyebab Kamu Dikhianati
Hal pertama yang harus dilakukan ketika kamu dikhianati adalah mencari tahu apa yang menyebabkan ia melakukan hal tersebut. Memahami apa yang menyebabkan pengkhianatan adalah kunci untuk mengatasinya. Jangan hanya melihat situasi saat ini, tetapi lihat kembali peristiwa masa lalu untuk mendapatkan pandangan yang lebih lengkap tentang situasi antara kamu dan orang yang mengkhianatimu.
2. Kembangkan Harga Diri
Hal kedua yang harus dilakukan adalah mengembangkan harga dirimu yang akan mencegah kamu terluka lagi ketika seseorang mengkhianatimu di masa depan. Tanamkan pemikiran bahwa kamu layak untuk dicintai, dihormati, dan dihargai dengan cara yang sepenuhnya. Tidak apa-apa untuk menunjukkan kepada orang lain bagaimana kamu mencintai dirimu dengan cara yang pantas kamu dapatkan.
3. Sayangi Dirimu
Alih-alih mengkritik diri sendiri, sebaiknya kamu belajar untuk lebih menyayangi diri. Cari tahu bagaimana pengkhianatan itu memengaruhi hidupmu dan apa yang perlu dilakukan selanjutnya. Tidak mudah untuk bangkit kembali setelah kamu dikhianati, tetapi berilah dirimu waktu.
Jika kamu berkubang dalam rasa mengasihani atau marah pada diri sendiri, itu hanya akan memperburuk keadaan. Tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi rasa sakit, perlu diingat bahwa penyembuhan membutuhkan waktu dan tidak dipercepat oleh faktor eksternal.
Baca Juga: Berpakaian Rapi saat Jualan Kue Putu, Pria Ini Ternyata Pernah Dikhianati Karyawannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
Terkini
-
7 Program Mudik Gratis Lebaran 2026, Cek Link dan Cara Daftarnya!
-
Apakah Sepatu Skechers Bisa Dicuci di Mesin Cuci? Ini 4 Serie-nya yang Washable
-
Bibir Kering Sebaiknya Pakai Lip Cream Apa? Ini 5 Rekomendasinya untuk Usia 45 Tahun
-
Dari Ruang Kelas ke Forum Dunia: Cara Pelajar Indonesia Dilatih Jadi Diplomat Muda
-
6 Lip Balm Mengandung SPF Cocok untuk Cuaca Kering dan Berangin
-
4 Rekomendasi Moisturizer Lokal Terbaik untuk Menjaga Kekencangan dan Elastisitas Kulit
-
7 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama, Awet Seharian Mulai Rp20 Ribuan
-
Jenis Lipstik Apa yang Tahan Lama? Intip 6 Pilihan dengan Harga Terjangkau
-
Apa Agama Ranty Maria yang Menikah dengan Rayn Wijaya di Bali? Simak Profil Lengkapnya
-
Kisah Ibu Cholifah: Dari Warung Sederhana, Percaya Diri Bantu Ekonomi Keluarga